Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Masjid Agung Surakarta Cetak Generasi Qurani Berwawasan Budaya

Adi Pras • Jumat, 22 Maret 2024 | 00:38 WIB
Santri Pondok Tahfidzul Quran Masjid Agung Surakarta tadarusan di Masjid Agung Surakarta. (Dokumentasi Pribadi)
Santri Pondok Tahfidzul Quran Masjid Agung Surakarta tadarusan di Masjid Agung Surakarta. (Dokumentasi Pribadi)

RADARSOLO.COM – Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Masjid Agung Surakarta telah menjadi salah satu tujuan utama bagi para santri yang ingin menghafal Alquran. Beberapa kegiatan di ponpes ini masih terkait dengan tradisi di Keraton Kasunanan Surakarta.

Ponpes Tahfidzul Quran Masjid Agung Surakarta didirikan pada 1983 oleh KH Umar Sahid. Berawal dari keprihatinan Kiai Umar melihat banyaknya imam masjid yang tidak fasih membaca Alquran, dia pun mendirikan pondok ini. Tujuannya melahirkan generasi Qurani yang mumpuni.

Di bawah asuhan KH Muthohar Al-Hafidz dan dilanjutkan oleh KH Ibrahim Asfari, pondok ini terus berkembang dan menorehkan prestasi gemilang. Santri-santri di sini dididik untuk fokus menghafal Alquran dengan metode yang efektif dan terarah. Setiap dua tahun sekali, tepatnya di bulan Safar, diadakan wisuda bagi para santri yang telah menyelesaikan hafalannya.

Keistimewaan lain dari pondok ini adalah masih terjaganya tradisi dan budaya Keraton Kasunanan Surakarta yang berlangsung di Masjid Agung Surakarta. Para santri dilibatkan dalam berbagai kegiatan tradisi.

Seperti malam Selikuran, Sekaten, dan lain sebagainya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi para santri dalam mempelajari nilai-nilai budaya dan keagamaan secara berdampingan.

Pondok Tahfidz Masjid Agung Surakarta saat ini memiliki program khusus bagi santri putri, yaitu program tahfidz 1 tahun dengan target hafalan 30 juz. Tak hanya fokus pada hafalan, pondok ini juga membekali para santrinya dengan ilmu agama dan pengetahuan umum lainnya.

Sebelum lulus, para santri yang telah menyelesaikan hafalannya dan dirasa mumpuni, akan ditugaskan untuk mengabdi di masyarakat. Mereka ditempatkan di berbagai masjid untuk menjadi muadzin, imam, dan pengajar Alquran. Saat ini, banyak alumni pondok ini yang telah berkiprah di berbagai masjid di Solo, termasuk Masjid Agung Surakarta dan Masjid Syeikh Zayed Solo.

”Pondok Tahfidz Masjid Agung Surakarta berkomitmen melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya hafal Alquran, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

"Kami juga terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan agar para santri dapat menjadi generasi yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Pengurus Pondok Ustad Salman Al-Fauzi.

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Masjid Agung Surakarta adalah salah satu pilihan terbaik bagi para santri yang ingin menghafal Alquran dan mendalami ilmu agama. Dengan tradisi dan budaya yang masih terjaga, serta prestasi gemilang yang diraih para santrinya, pondok ini menjadi salah satu aset berharga bagi Kota Solo. (mg2/adi)

Editor : Adi Pras
#Masjid Agung Surakarta #Pondok Pesantren #tahfidul qur'an #ramadhan #keraton kasunanan surakarta