Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Doa di Tiga Waktu Ini Paling Mustajab selama Bulan Ramadhan, Berikut Penjelasannya

Mannisa Elfira • Sabtu, 23 Maret 2024 | 02:13 WIB
Berdoa di waktu puasa Ramadhan bakal dilipatgandakan pahalanya. (Arief Budiman/Radar Solo)
Berdoa di waktu puasa Ramadhan bakal dilipatgandakan pahalanya. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh ampunan dan keistimewaan. Selama waktu tersebut, umat muslim mengencangkan doa-doanya kepada Allah. Berikut waktu yang mustajab dalam berdoa

Memanjatkan doa dapat dilakukan sewaktu-waktu. Namun ternyata ada waktu terbaik atau mustajab untuk berdoa selama bulan puasa. Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta Khasan Ubaidillah mengatakan, ada tiga waktu mustajabah di bulan Ramadhan.

Pertama, waktu sahur. Rasulullah SAW bersabda: ”Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni,” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).

”Sepertiga malam adalah waktu dikabulkannya doa dan waktu paling utama untuk melakukan ibadah lainnya, seperti salat Tahajud. Jika biasanya orang-orang terlelap tidur, susah untuk bangun melakukan salat Tahajud dan berdoa di malam hari, lain halnya di bulan Ramadhan ini. Mereka terjaga di waktu sahur untuk menyantap makanan sebagai energi puasa sehari penuh di esok harinya,” jelas Khasan kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (21/3).

Kedua saat berpuasa. Rasulullah SAW bersabda: ”Tiga orang yang doa mereka tidak tertolak, yaitu; seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (penguasa) yang adil dan doanya orang yang didzalimi. Allah akan mengangkat doanya ke atas awan, dan membukakan baginya pintu-pintu langit, seraya berfirman: "Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski beberapa saat lamanya,” (H.R. Imam Tirmidzi 3522)

”Imam Nawawi rahimahullah dalam Al-Majmu’ mengatakan bahwa orang yang sedang berpuasa dianjurkan untuk memperbanyak doa, “Disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdoa dalam keadaan sedang berpuasa, dengan berbagai hajat akhirat dan hajat duniawi. Juga mendoakan orang-orang yang ia cintai dan mendoakan kaum Muslimin.”(Imam Nawawi, Al- Majmu’ Syarh Muhadzdzab, Daar El Fikr, Juz 6, hal. 375),”  sambung pria yang juga Kepala Pusat Pengabrian Masyarakat UIN Raden Mas Said Surakarta itu.

Ketiga saat berbuka puasa. Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh orang yang berpuasa mempunyai do`a yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa," (HR Ibnu Majah no. 1743). (nis/adi)

Editor : Adi Pras
#tahajud #bulan suci ramadhan #Rasulullah SAW #Doa Mustajab #UIN Raden Mas Said Surakarta