RADARSOLO.COM – Alquran raksasa menjadi daya tarik tersendiri di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Tak sedikit pengunjung yang menghampiri dan memperhatikannya. Bahkan saking indahnya, mereka mengambil beberapa foto di depan kitab suci tersebut.
Sebagai informasi, Alquran raksasa tersebut merupakan karya Universitas Sains Alquran (Unsiq) yang diberi nama Ir H Joko Widodo. Mengapa demikian? karena huruf pertama dalam kitab tersebut ditulis oleh beliau. Alquran ini juga merupakan hibah dari Presiden Jokowi.
”Pak Jokowi yang nulis pertama kali huruf ba' dalam (kata) bismillah. Penulisan pertama kali pada 21 Ramadan 1438 H atau 16 Juni 2017. Setelah itu dimulai penulisannya,” ujar Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Munajat kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (24/4).
Lebih lanjut, huruf terakhir pada Alquran juga ditulis oleh pria yang merupakan Presiden Indonesia tersebut. Penulisan dilakukan di Masjid Raya Sheikh Zayed tepatnya pada 21 September tahun lalu.
”Pak Jokowi (meminta) Alqurannya ditaruh di masjid (Zayed) saja, lebih bermanfaat. Akhirnya Alqurannya ditaruh di masjid, kami senang,” sambungnya.
Alquran tersebut dipajang di antara tangga menuju lantai dua masjid. Ayat-ayat suci di dalamnya kadang dibaca, namun tidak rutin. Mengingat ukurannya yang sangat besar. Yakni dengan lebar 1,5 meter (jika dibuka 3 meter), panjang dua meter, tebal 30 sentimeter. Sedangkan berat kertas enam kuintal, berat kayunya empat kuintal.
”Kadang dibaca tapi tidak rutin, harus dari atas. Tapi Alquran itu dicek i terus oleh penulisnya, penulisnya rutin kesini. Alqurannya dibuka, tapi kalau malam ditutup,” ujarnya.
”Banyak pengunjung yang foto selfie dekat Alquran. Rutin kalau itu. Mereka sering tanya-tanya ke staf-staf. Seperti Alquran nya dari mana, kami jawab ini hibah dari Pak Jokowi,” jelasnya. (nis/adi)
Editor : Adi Pras