Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Muncul Skema Teguh-Sugeng di Survei Pilkada Solo, PKS Terbuka Koalisi dengan PDIP

Antonius Christian • Rabu, 27 Maret 2024 | 04:48 WIB
Wakil Ketua DPRD Solo dari PKS Sugeng Riyanto
Wakil Ketua DPRD Solo dari PKS Sugeng Riyanto

RADARSOLO.COM -- Nama Wakil Ketua DPRD Solo dari PKS Sugeng Riyanto muncul bersanding dengan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dalam simulasi Pilkada Solo versi Lembaga Survei Solo Raya Polling. DPD PKS Solo menyatakan tidak menutup kemungkinan skema itu terjadi.

"Itu sah-sah saja. Ini kan mencari yang cocok, untuk mengetahui siapa yang cocok menjadi pemimpin Solo ke depan di mata masyarakat," kata Daryono dihubungi koran ini kemarin (26/3).

Daryono mengatakan, polling seperti ini bisa menjadi bahan bagi parpol, mengingat para petinggi parpol belum mengumumkan siapa calon yang akan diusung di Pilkada Solo nanti.

"Kami juga masih komunkasi juga dengan parpol lain. Terutama parpol di dewan. Baru sebatas ngobrol, belum ke arah yang yang serius," ujar Daryono.

Soal pasangan Teguh-Sugeng, Daryono mengatakan, bisa saja hal tersebut terjadi. Namun dia mengatakan bahwa parpolnya masih menunggu perkembangan politik ke depan.

"Apalagi masih ada sengketa hasil pemilu. Kita tunggu saja ke depan, baru kita bahas pilkada," katanya.

Soal peluang koalisi PDIP-PKS akan mendapat ceruk besar karena dua partai ini sebagai pemenang pemilu dan runner up di Kota Solo, Daryono mengatakan belum tentu.

"Karena yang namanya pileg dan pilkada ini berbeda. Tidak bisa dipungkiri, pilkada ini lebih pada sosok personal, bukan hitung-hitungan perolehan partai saat pileg," ujar Daryono.

Lembaga Survei Solo Raya Polling. Teguh Prakosa  memuncaki survei elektabilitas 35,3 persen. Sedangkan dari sisi popularitas Kaesang Pangarep menduduki posisi pertama.

Dia berada tipis di atas Teguh dengan angka 92,9 persen. Survei ini dilakukan terhadap 640 responden dari 80 titik di 54 kelurahan di Kota Bengawan.

Solo Raya Polling juga melakukan simulasi paslon yang akan bertarung di Pilkada Solo. Dengan simulasi dua paslon, diperkirakan akan muncul paslon Gusti Bhre berpasangan dengan Sekar Tandjung  dengan partai pengusung Gerindra, Golkar, PSI dan PAN.

Melawan Teguh Prakosa yang berpasangan dengan Ketua PCNU HM Mashuri dengan partai pengusung PDIP dan PKB.

Sedangkan untuk simuasi kedua adalah Bhre-Sekar dengan pengusung yang sama melawan pasangan Teguh-Sugeng Riyanto dengan partai pengusung PDIP dan PKS.

"Kenapa lalu muncul nama Sekar Tandjung. Sebab, Golkar sejak reformasi suaranya melik-melik, namun di era orba penguasa tunggal," terangnya.

"Sehingga bisa disimpulkan belum ada sosok (dari Golkar) yang muncul setelah reformasi. Kemudian muncul nama Sekar Tandjung yang berada di posisi 4, sehingga bisa saja skema ini terjadi," jelasnya.

Lalu muncul skema pertarunan tiga paslon, yakni Gusti Bhre-Sekar Tandjung dengan partai pengusung Gerindra, Golkar, dan PSI. Bertarung dengan Teguh Prakosa berpasangan HM Mashuri melawan Sugeng Riyanto dengan partai pengusung PKS dan PAN.

"Untuk calon Sugeng ini memang masih belum terlihat, tapi saya memprediksi dengan Anung," katanya. (atn/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#koalisi #PKS #pdip #Pilkada Solo