Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

60 Kilogram Daging Gelonggongan Dijual di Pasar Nusukan, Ini Respons DPKPP Kota Solo

Maulida Afifa Tri Fahyani • Kamis, 4 April 2024 | 21:34 WIB
Ilustrasi daging sapi. DPKPP Kota Solo menemukan 60 kilogram daging gelonggongan dijual di Pasar Nusukan.
Ilustrasi daging sapi. DPKPP Kota Solo menemukan 60 kilogram daging gelonggongan dijual di Pasar Nusukan.

RADARSOLO.COM-Meningkatnya kebutuhan masyarakat jelang Lebaran dimanfaatkan pedagang nakal untuk mengeruk keuntungan.

Di antaranya dengan menjual daging gelonggongan. Praktik curang ini ditemukan petugas Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Peternakan (DPKPP) Kota Solo saat menggelar sidak di Pasar Nusukan, Kamis (4/4/2024).

Sidak menyasar komoditas daging sapi dan ayam. Hasilnya, dari enam pedagang, tiga diantaranya tidak memenuhi dokumen persyaratan daging dari luar kota.

"Kami juga menemukan 60 kilogram daging gelonggongan yang seharusnya tidak dijual. Selain itu, ada tiga pedagang tidak membawa dokumen-dokumen lengkap berupa SKKD," kata Kabid Veteriner DPKPP Kota Solo Agus Sasmito di sela pengecekan.

Ditegaskan Agus, daging gelonggongan tidak boleh dijual. Tingginya kadar air pada daging gelonggongan membuat bobot daging akan menyusut saat dimasak. Sehingga merugikan konsumen.

"Kami beri peringatan agar tidak menjual daging yang sama. Jika masih mengulangi, kami beri pembinaan tegas," terang Agus.

Terkait kelengkapan dokumen daging dari luar kota dibutuhkan untuk menghindari risiko penyakit zoonosis. Atau penyakit hewan menular.

"Seperti antraks pada daging sapi. Lalu flu burung pada daging ayam. Kalau flu burung penularannya bisa dari proses pemotongan yang tidak tepat," terang Agus.

Selain di Pasar Nusukan, sidak DPKPP juga menyasar Pasar Jongke, Pasar Kalioso, dan Pasar Rejodaksino. Selama sidak, tidak ditemukan daging bercacing.

Agus mengimbau masyarakat lebih jeli dalam memilih daging sapi. Pilih daging kering yang teksturnya tidak menimbulkan bekas air.

Agar lebih aman, Agus menyarankan masyarakat membeli daging di rumah pemotongan hewan bersertifikasi. Atau kios bersertifikasi halal. (ul/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#daging gelonggongan #dpkpp kota solo #pasar nusukan #sidak