Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemudik Mulai Berdatangan ke Kota Solo, Ini Titik Kedatangannya yang Harus Diantisipasi karena Rawan Macet

Antonius Christian • Sabtu, 6 April 2024 | 20:58 WIB

Posko dan rest area bagi pemudik di dekat Masjid Zayed
Posko dan rest area bagi pemudik di dekat Masjid Zayed

RADARSOLO.COM - Arus dalam Kota Bengawan terus mengalami peningjatan selama momen mudik Lebaran tahun Ini. Tercatat raturan ribu kendaraan mulai hilir mudik melintas di Kota Solo pada H-5 Idul Fitri.

Kabid Lalulintas Dishub Solo Ari Wibowo mengatakan, berdasarkan counting detector di tujuh pintu masuk Kota Solo, tercatat 618.806 kendaraan keluar masuk di Kota Bengawan.

"Yang masuk ada 288.042 kendaraan, sedangkan yang keluar ada 328.764 kendaraan," paparnya, Sabtu (6/4/2024).

Dibandingka H-5 lebaran tahun lalu, tahun ini doakuinya, mengalami kenaikan volume kendaraan sebesar 11,03 persen.

"Ini menjadi puncak arus mudik sementara. Terus kami pantau pagi sampai siang ini, kedatangan berasal dari tiga titik. Yakni di Klodran dari arah tol, kemudian Kleco, serta Dawung," ujar Ari.

Dijelaskan Ari, jumlah tersebut memang masih didominasi kendaraan regional. Hanya saja terpantau beberapa plat luar kota seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, dan Semarang sudah mulai berdatangan.

"Kemarin kan hari kerja terakir. Mungkin setelah kerja pada langsung berangkat, jadi ini terlihat mulai berdatangan. Mayoritas yang melintas adalah penguna sepeda motor," papar Ari.

Ari mengatakan untuk mengantisipasi kepadatan arus dalam kota, pihaknya melakukan pengaturan APILL melalui CC room dishub di traficlight yang berada di batas kota.

"Jadi ketika dalam kota padat, maka akan kami tahan dulu di traficlight batas kota. Takutnya kalau tidak begitu, bebannya berat di dalam kota. Kami atur sesuai dengan kapasitas jalan," terang Ari.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiagakan empat tim regu di lapangan untuk mengatur lalu lintas, serta memantau angkutan truk yang nekat melintas diarus mudik ini.

"Sementara waktu untuk kendaraan sumbu tiga keatas dilarang melintas. Ini juga kami antisipasi. Kemudian tim sarpras untuk mengecek APIIL serta PJU (penerangan jalan umum), juga kita siagakan," urainya.

Untuk memudahkan pemudik, Sabtu kemarin dishub juga telah menambah MMT penunjuk jurusan di 15 titik, antara lain di simpang sate Dahlan, simpang Klodran, simpang 5 Komplang, simpang empat Genengan, simpang tiga Sekipan, simpang empat Mojosongo, hingga simpang empat Milpakan. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#kleco #kemacetan #mudik #solo