RADARSOLO.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo telah resmi mengumumkan membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Solo 2024.
Kebijakan tersebut berlaku untuk semua DPC PDIP seluruh Indonesia. Kecuali dominan lebih dari 50 persen suara, maka boleh menentukan calonnya sendiri tanpa harus membuka pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota.
Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Aria Bima mengatakan, langkah DPC PDIP Solo itu menindaklanjuti instruksi dari DPP PDIP. Pada pilkada sebelumnya, PDIP Solo memperoleh suara lebih dari 50 persen. Sehingga mereka bisa menentukan siapa calon yang akan diusung.
Namun karena sekarang kemenangan di bawah 50 persen, maka dibuka pendaftaran untuk calon wali kota dan wakil wali kota. Tentunya dengan tahapan terlebih dahulu.
"Penjaringan dilakukan oleh PAC. Lantas masing-masing kontestan nantinya menyampaikan visi misi kepada pengurus PAC dan ranting," terang Aria Bima, Senin (8/4/2024).
Selanjutnya dilakukan musyawarah untuk nama-nama yang akan melalui tahapan penyaringan dan disampaikan ke DPP PDIP. Setelah tahapan penyaringan, muncul rekomendasi siapa saja yang akan maju sebagai calon wali kota dan wakil wali kota.
"Masih normatif tapi saya lihat banyak anak muda yang tertarik dalam kontestasi," selorohnya.
Dia menyampaikan dalam pilpres lalu bisa dilanjutkan dengan kontestasi yang lebih happy dan fun. Selain itu menjadi pendidikan politik bagi warga Kota Solo. Agar mendengarkan calon-calon yang berpeluang menjadi wali kota.
Aria Bima menegaskan, SK dari DPP ini berlaku untuk semua DPC di seluruh Indonesia. Hanya saja bagi DPC yang bisa menang di atas 50 persen dalam pileg lalu yang berhak menentukan. Sedangkan yang kurang, diminta untuk membuka pendaftaran dan dikontestasikan di tingkat PAC.
Aria Bima menambahkan, kebijakan ini bukan berarti PDIP tidak punya kader yang mumpuni. Seperti di Solo nama Teguh Prakosa yang saat ini menjabat wakil wali kota, Her Suprabu (ketua Bappilu DPC PDIP Solo) dan banyak lagi yang menonjol. Belum lagi anak muda yang mau bersaing dalam kontestasi ini.
"Saya yakin begitu dibuka ada 20 sampai 30 anak muda yang mau mendaftar," ungkapnya.
Disinggung pada pilkada sebelumnya di mana Gibran Rakabuming Raka mengambil jalan pintas daftar ke DPP, Aria Bima menjelaskan, memang ada banyak pintu. Mulai dari penjaringan DPC, DPD dan DPP.
"Jadi penjaringan DPC tidak satu-satunya. Bisa di DPD dan DPP," terangnya.
Sementara Ketua Bidang Penjaringan Pilkada PDIP Solo Paulus Haryoto menjelaskan, pendaftaran bisa dilakukan dengan mengisi formulir yang tersedia online. Hanya saja, para kandidat yang sudah mendaftar tetap harus menghadap ke DPC PDIP untuk menyatakan komitmennya kepada partai.
“Meski dibuka secara online, teman-teman tetap harus mendaftar secara fisik ke DPC. Sebagai bukti bahwa mereka serius, bertanggung jawab, tidak jalan pintas,” jelasnya. (din/bun)
Editor : Kabun Triyatno