Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bandara Adi Soemarmo Solo Turun Kasta, Begini Respons Gibran

Silvester Kurniawan • Selasa, 30 April 2024 | 18:52 WIB
Bandara Adi Soemarmo dipadati masyarakat yang menjemput penumpang mudik, Sabtu (6/4).
Bandara Adi Soemarmo dipadati masyarakat yang menjemput penumpang mudik, Sabtu (6/4).

RADARSOLO.COM-Status Bandara Adi Soemarmo turun kasta. Dari kelas internasional, menjadi kelas domestik.

Itu sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 31/2024 (KM 31/2004) tentang Penetapan Bandar Udara Internasional belum lama ini.

Kebijakan tersebut mendapat respons dari wali kota Solo sekaligus Cawapres terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Gibran mengaku tak mempermasalakan kebijakan itu. Mengingat hal yang sama berlaku di bandara lainnya.

"Itu kan terjadi di beberapa bandara ya. Tapi kita harus optimistis," terang Gibran, Selasa (30/4/2024).

Wali kota Solo telah menyiapkan strategi untuk kembali mendongkrak status Bandara Adi Soemarmo.

Salah satunya adalah, Pemkot Solo berupaya memperbanyak penyelenggaraan event berskala internasional.

Dengan begitu, kunjungan wisatawan mancanegara bisa ikut meningkat. 

"Solo kan juga sudah memasuki networking-nya UCCN (jaringan kota kreatif Unesco) ya. Saya kira kami masih bisa tetap optimistis. Bisa naik grade," ujar Gibran. 

Event kelas internasional terdekat adalah World Conference on Creative Economy pada tahun depan. Dengan demikian kunjungan wisata ikut terdongkrak.

"Nanti di tahun depan (Kota Solo) akan mengajukan diri sebagai tuan rumah. Pokoknya kami konsisten menjadi tuan rumah untuk event-event internasional, kayak kemarin piala dunia, dan lain-lain," ungkap. 


Diketahui, pertimbangan penghapusan status internasional di 17 bandara itu karena masalah efektivitas penerbangan, khususnya terkait penerbangan internasional yang intensitasnya terbilang sedikit. 

"Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 31 Tahun 2024 ini bertujuan melindungi penerbangan pascapandemi dengan menjadikan bandara sebagai hub atau pengumpan internasional di negara sendiri," jelas jubir Kemenhub Anindita Irawati lewat keterangan tertulis, Minggu (28/4/2024). (ves/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#gibran #bandara adi soemarmo #domestik #turun kasta #internasional