RADARSOLO.COM - Kader PDI Perjuangan (PDIP) kembali mengambil formulir di kantor operasional DPC PDIP Solo, Pucangsawit, Sabtu (4/5).
Dengan ini sudah ada 13 orang yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Solo, akhir tahun nanti.
Kader yang mengambil formulir adalah Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Banjarsari Roy Saputra.
Dia mengambil formulir Bakal Calon Wakil Wali Kota Solo sekitar pukul 10.00 WIB. Dan diterima oleh tim penjaringan.
Formulir tersebut tidak langsung dikumpulkan Roy.
Ditemui usai mengambil formulir, Roy mengatakan, motivasinya mendaftar Bakal Calon Wakil Wali Kota Solo adalah karena dia sering mendapat keluhan dari warga Solo.
"Karena cukup lama di lapangan menjadi anggota dewan (DPRD Kota Solo). Banyak hal yang saya lihat dan saya dengar," tutur Roy.
Atas dasar itu, muncul kemauan dari diri Roy untuk memajukan Kota Solo.
"Saya berniat mengambil kesempatan ini, agar minimal bisa berkontribusi untuk kemajuan kota Solo," ujar dia.
Fokus utama Roy ke depan adalah pendidikan, kesehatan serta UMKM.
"Kita majukan lagi, kalau memang nanti DPP memberikan rekomendasi kepada saya," tutur Roy.
Ya, Roy paham bahwa rekomenandasi calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Misteri Pembunuhan Atlet Marathon Asal Boyolali, Korban Alami Luka Sayat di Leher
"Apapun nanti rekomendasinya, kita akan all out. Memenangkan siapa pun yang akan ditunjuk sebagai calon," papar Roy.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Paulus Haryoto menuturkan, hingga saat ini sudah ada 13 orang mengambil formulir penjaringan di DPC PDIP Solo.
"Untuk Mas Roy, dia mengambil formulir ke-9 untuk bakal calon wakil wali kota. Akan tercatat resmi sebagai pendaftar jika sudah mengembalikan formulir pendaftaran," tutur Paulus.
Dia menambahkan, antusiasme tokoh internal maupun eksternal untuk mendaftar sebagai calon kepala daerah melalui partai berlambang banteng moncong putih ini memang cukup tinggi.
Pendaftar tidak hanya dari Kota Solo, namun juga ada dari luar kota.
Bahkan, lanjut Paulus, ada seorang perangkat desa asal Sleman, Jogja yang berencana mengambil formulir.
"Baru penjajakan. Tapi initinya kita terbuka. Siapa saja boleh mendaftar sebagai kepala daerah melalui PDIP," ungkapnya. (atn/ria)
Editor : Syahaamah Fikria