RADARSOLO.COM - Bentuk penipuan mengatasnamakan lembaga atau instansi pemerintah marak terjadi di masyarakat. Salah satunya penipuan dengan modus rekrutmen karyawan KAI. Masyarakat diimbau waspada agar tidak mudah tertipu.
Manager Humas Daop 6 Jogjakarta Krisbiyantoro mengungkapkan, belakangan ini muncul modus indikasi penipuan berkedok undangan rekrutmen KAI. Dalam undangan tersebut tertulis para peserta harus menggunakan hotel dan transportasi yang telah disediakan.
Pria yang krab disapa Kris ini mengatakan, undangan tersebut bukan berasal dari PT KAI. Alias merupakan upaya tindakan penipuan dari orang tak bertanggung jawab.
"Kami menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen ataupun undangan melakukan seleksi dengan persyaratan tambahan seperti penyediaan akomodasi dan transportasi," imbuhnya.
Kris menegaskan, KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik mengirimkan berkas yang dititipkan melalui seseorang ataupun melalui email.
Selain itu, KAI tidak memungut biaya apapun dari pelamar. Serta tidak pernah bekerja sama dengan agen perjalanan dalam proses seleksi pekerja.
"Daop 6 Jogjakarta menegaskan semua informasi rekrutmen KAI sepenuhnya menggunakan website resmi dengan alamat e-recruitment.kai.id dan media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121. Jika menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, agar masyarakat dapat mengabaikannya," tandas Kris. (ul/bun)
Editor : Kabun Triyatno