RADARSOLO.COM - Gerak cepat dilakukan Relawan SAR. Mereka berbagi tugas mengevakuasi seorang wanita yang duduk bersandar di besi bagian bawah Jembatan Jurug, Rabu (8/5/2024).
Alfandy Suko Adranto, 26, salah seorang relawan SAR yang menolong wanita itu mengatakan, rekan-rekannya di Pos SAR Perum Jasa Tirta I kawasan Jembatan Jurug mendapat laporan dari masyarakat.
Yakni ada seorang wanita yang duduk bersandar di besi penyangga bagian bawah Jembatan Jurug sekira pukul 05.00.
"Kami yang ada di pos langsung bagi tugas," jelas Alfandy.
Dua orang relawan SAR bertugas mengawasi pergerakan wanita tersebut lewat jalur belakang pos.
Sedangkan Alfandy dan dan satu rekannya menuju ke posisi terdekat dari wanita tersebut.
Dua relawan SAR lainnya membawa ambulans untuk mengevakuasi wanita itu.
Alfandy kemudian mengikat tubuh rekannya saat mendekati posisi wanita itu menggunakan tali pengaman.
Saat didekati, wanita tersebut dalam kondisi tidak sadarkan diri.
"Alhamdulillah berhasil dievakuasi dibantu warga yang kebetulan melintas (di Jembatan Jurug). Segera kami berikan pertolongan pertama di Pos SAR Perum Jasa Tirta I," kata Alfandy.
Proses evakuasi perempuan di Jembatan Jurug memakan waktu sekira 15 menit. "Kemudian kami melapor ke Polsek Jebres. Setelah pihak polsek datang, barulah kami mencari identitas wanita tersebut," ujarnya.
Dari kartu BPJS Kesehatan yang berada di kantong celana, wanita itu berinisial FH, 18, warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.
Pihak kepolisian berhasil menghubungi keluarga FH untuk segera datang ke Pos SAR Perum Jasa Tirta I guna menjemputnya.
Apakah benar FH hendak mengakhiri hidup? Alfandi enggan menuturkan hal tersebut.
"Kalau itu, urusannya polisi ya. Kami hanya melakukan pertolongan saja," pungkasnya. (atn/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono