RADARSOLO.COM – Pawai kendaraan hias bakal meriahkan perayaan HUT ke-44 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Solo,Rabu (15/5/2024). Ribuan peserta dari 38 provinsi berpartisipasi dalam karnaval budaya tersebut.
Berbagai persiapan dekorasi kendaraan pun dilakukan, salah satunya dengan menggandeng para seniman atau vendor dari Solo Raya.
Agus Kurniawan, salah seorang vendor penyelenggara dekorasi mobil hias asal Solo mengaku pendapatannya melejit. Dia mendapat orderan untuk ikut mempersiapkan kendaraan pawai Dekranas 2024.
Dia bersama timnya kebagian mengerjakan empat kendaraan delegasi. Masing-masing dari Kota Gorontalo, Kabupaten Lahat, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Bengkulu.
Persiapan dekorasi itupun dilakukan Agus di halaman samping Gedung Sasana Krida Kusuma (Gedung Wanita) Manahan, sejak 1 April 2024.
"Ada empat kendaraan yang kami hias, tiga mobil jenis grand max dan satu truk towing. Ini sudah hampir selesai karena deadline besok H-1 Dekranas," terang Agus saat ditemui di halaman Gedung Sasana Krida Kusuma Manahan, Senin (13/5).
Agus menyebutkan, dekorasi mobil hias mengusung tema potensi masing-masing daerah. Seperti Kota Gorontalo yang menampilkan Benteng Otanaha, Kabupaten Lahat yang menampilkan Gunung Jempol, Kabupaten Majalengka dengan pemandangan sawah teraseringnya, serta Kabupaten Bengkulu dengan Gunung Bungkuk dan Bunga Raflesia Arnoldi.
Rata-rata ornamen mobil hias itu dirampungkan Agus selama 10-15 hari pengerjaan. Dia juga menyebut, melakukan riset dan diskusi intens dengan para delegasi sebelum memulai design. Dimana mayoritas bahan yang dia gunakan adalab sterofoam, kayu, triplek, cat, dan sebagainya.
"Kalau pengerjaan yang lumayan sulit itu dekorasi dari Kabupaten Majalengka. Karena ornamen itemnya banyak, tapi ini malah jadi tantangan menarik bagi kami untuk menggarapnya," terang Agus.
Adanya projek mobil hias untuk Dekranas ini membuat omzet usaha Agus meningkat pesat. Di mana rata-rata satu pengerjaan mobil hias tersebut, dia patok Rp 10 juta hingga Rp 30 juta. Dia juga mengaku antusias menyambut penyelenggaraan event nasional tersebut.
"Senang karena ikut dilibatkan bersama tim. Karena bukan saya saja, tapi banyak vendor atau seniman lain yang ikut kebagian rejeki. Rata-rata omzet sampai puluhan juta," tukas Agus. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy