RADARSOLO.COM — Ribuan purnawirawan TNI yang tergabung dalam Tim Aksi Politik (TAP) Jawa Tengah, berjanji akan mengawal pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Mereka tidak ragu mengkritisi jika kinerja pemerintah belepotan. Sebaliknya, juga tak ragu memberi pujian jika pemerintahan berjalan baik.
Ketua TAP Jateng Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyotomo mengaku, kontestasi pemilihan presiden (pilpres) sudah selesai. Presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih juga sudah ditetapkan.
“Mari bersatu. Sudah tidak ada istilahnya 01, 02, atau 03. Sekarang semua kembali seperti semula,” ucap Nugroho usai silaturahmi TAP Jateng di salah satu hotel di Solo, Minggu malam (12/5).
Nugroho menegaskan, TAP Jateng siap memberikan masukan dan saran.
Kalau bergabung dan mendukung itu, bukan berarti tidak boleh mengkritik. Kritik boleh-boleh saja, hanya saja jangan sampai membuat gaduh,” imbuhnya.
Sementara itu pembina TAP Jateng Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo memastikan, akan terus mengawal dan memberi masukan pada pemerintah. Salah satunya implementasi program makan siang gratis, yang cukup menyita perhatian publik.
“Jika dibutuhkan, kami akan membantu. Memaksimalkan sektor pertanian, nelayan, dan lainnya. Makan siang gratis ini tantangan terbesarnya di titik distribusi, cara distribusi, dan sebagainya,” paparnya. (ves/fer)
Editor : Niko auglandy