Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Waspadai Pemasangan Kawat Gigi Abal-Abal: Risiko Tinggi Bagi Kesehatan Gigi

Fauziah Akmal • Rabu, 15 Mei 2024 | 02:55 WIB

 

Ilustrasi pemeriksaan gigi siswa salah satu SD swasta di Kota Solo, belum lama ini.
Ilustrasi pemeriksaan gigi siswa salah satu SD swasta di Kota Solo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Behel atau kawat gigi berfungsi untuk memperbaiki struktur rahang dan gigi. Biasanya dilakukan dokter gigi atau spesialis di bidang ortodosia. Namun, banyak ditemukan remaja hingga dewasa memasang kawat gigi tanpa pengawasan dokter gigi.

Biasanya, pemasangan dilakukan di tukang gigi atau salon kecantikan. Alasannya karena biayanya lebih murah dan fashionable. Padahal, tindakan tersebut berisiko mengancam kesehatan gigi dan mulut.

Dokter gigi Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Soelastri drg. Henida Dwi Puspitasari mengatakan, tercatat 25 persen pasien datang dengan masalah gigi dalam kondisi darurat. Penyebabnya karena perawatan gigi di tempat abal-abal.Baca Juga: Jalan Slamet Riyadi Ditutup untuk Parade Pawai HUT Ke-44 Dekranas, Waspadai Titik-Titik Kemacetan Ini

“Biasanya mereka datang dengan beragam keluhan. Ada yang bengkak dan sejumlah masalah yang complicated. Sehingga perawatannya lebih lama,” kata Henida.

Selain itu, kerap ditemukan pasien memakai kawat gigi abal-abal. Padahal kawat gigi memiliki sifat kembali ke bentuk aslinya. Jika kawat yang dipakai abal-abal, alih-alih gigi rapi, malah tambah rusak.

“Ada juga yang pakai behel abal-abal, jadi menusuk gusi. Lalu dilepas sendiri atau bukan ke dokter gigi. Akhirnya menimbulkan masalah baru lagi,” bebernya.

Sementara itu, Direktur RSGM Soelastri Ida Witiasati menyebut tukang gigi atau salon mungkin bisa memasang kawat gigi. Namun standar, ilmu, dan skill tersebut hanya dimiliki dokter gigi spesialis ortodosia.

“Kami mengimbau masyarakat, jangan ikut tanpa indikasi yang jelas. Datang ke dokter gigi dan spesialis ortodosia, atau ke rumah sakit gigi dan mulut untuk konsultasi lebih dulu,” tandasnya. (zia/fer)

Editor : fery ardi susanto
#bahaya kawat gigi palsu #awas kawat gigi palsu