Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Air Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah, PDAM Stop Operasional IPA Semanggai, Ini Dampaknya

Silvester Kurniawan • Rabu, 22 Mei 2024 | 01:37 WIB

 

 

Petugas Jasa Tirta 1 ambil sampel air Sungai Bengawan
Petugas Jasa Tirta 1 ambil sampel air Sungai Bengawan

 RADARSOLO.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo menghentikan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semanggi untuk sementara waktu mulai Selasa (21/5) siang hingga beberapa jam ke depan.

Kebijakan ini diambil lantaran air baku mutu Sungai Bengawan Solo tidak memenuhi standar pengolahan karena debitnya menyusut dan kadar polutannya tinggi.

“Kualitas airnya mengandung lumut dan limbah sangat tinggi. Jadi dihentikan sejak Selasa (21/5) pukul 13.00, setelah petugas melihat kualitas airnya,” terang Sekretaris PDAM Kota Solo Mahasri, kemarin (21/5).

Rencananya penghentian operasional IPA Semanggi itu akan berlangsung hingga 10-12 jam. Teknisnya per 3 jam pasca penghentian, petugas IPA Semanggi akan mengambil sampel air untuk mengukur kelayakan air baku sebelum bisa diolah dan IPA Semanggi kembali dioperasionalkan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Jasa Tirta untuk bisa menambah debit air Sungai Bengawan melalui Waduk Gajah Mungkur. Agar air limbah bisa mengalir ke tempat lain sehingga IPA Semanggi bisa segera beroperasi,” beber dia.

Soal penghentian operasional IPA Semanggi, PDAM mengklaim belum ada dampak kepada pelanggan. Sebab, cadangan air PDAM masih cukup untuk 10 jam ke depan.

Meski demikian, pihaknya bakal mengirimkan bantuan air bersih ke pelanggan jika dalam waktu 1x24 jam layanan air bersih ke pelanggan masih terganggu.

“Pelanggan tidak perlu khawatir karena akan dikirim droping air bersih jika masih ada gangguan. Koordinasi lainnya juga kami sampaikan ke DLH (dinas lingkungan hidup) agar melakukan sidak ke usaha-usaha yang membuang limbah ke sungai,” papar Mahasri.

Kondisi air tercemar di aliran Sungai Bengawan Solo, khususnya yang melintas di Kota Solo sudah terjadi tiga kali dalam beberapa waktu terakhir. Sebelum IPA Semanggi milik PDAM itu dihentikan operasionalnya.

Baca Juga: Pengacara Senior Solo Ikut Berebut Rekomendasi Megawati Soekarnoputri di Pilkada Solo

Dari keterangan warga sekitar yang ada di aliran Sungai Bengawan Solo di wilayah Sangkrah, Sewu, dan Pucang Sawit pada awal kemarau ini sudah tiga kali air sungai tercemar.

Mulai dari akhir April dan awal Mei lalu. Kondisi ini membuat sejumlah ikan mati lemas.

“Sudah tiga kali terjadi. Air sungainya jadi cokelat tua dan banyak ikan yang mati,” terang Ketua Forum Jogo Kali Bengawan Solo Budi Utomo. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#pdam solo #polutan #limbah #tercemar #IPA Semanggi #sungai bengawan solo