RADARSOLO.COM – Masjid Agung Surakarta masuk daftar penerima dana hibah dari Uni Emirat Arab (UEA). Revitalisasi akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta KP Eddy Wirabhumi mengaku belum diajak urun rembuk atau berdiskusi terkait rencana ini oleh Pemkot Solo.
Dia merasa perlu dilibatkan mengingat LDA Keraton Kasunan Surakarta merupakan lembaga resmi yang diakui oleh negara. Sehingga prosesnya mestinya tidak berbeda dengan penataan yang dilakukan di kedua Alun-alun seperti yang dikerjakan Kementerian PUPR.
"Mereka pakai tanah keraton, lalu bagaimana mereka merencanakan sesuatu tanpa melibatkan keraton? Keraton dalam hal ini yang memiliki otoritas pengelolaan kan LDA. Kami sudah kirim surat, direspon atau tidak nanti kita lihat," tegas Eddy.
Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membenarkan rencana revitalisasi Masjid Agung tersebut.
"Masjid Agung, atrium (halaman/ruang terbuka) di depan masjid juga dibenerke juga. Ada beberapa pembersihan juga dan relokasi Pkl-Pkl di depan Masjid Agung," terang Gibran belum lama ini. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy