Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Stok Barang Melimpah dan Banyak Event, Kota Solo Alami Deflasi Bulan Ini

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 5 Juni 2024 | 02:20 WIB

 

Stand kerajinan khas Banyuwangi yang dipamerkan di Expo Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Solo.
Stand kerajinan khas Banyuwangi yang dipamerkan di Expo Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Solo.
 

RADARSOLO.COM Banyaknya event dan peristiwa yang terjadi pada Mei telah mempengaruhi angka inflasi di Kota Bengawan. Tercatat, Solo mengalami inflasi sebesar 2,94 persen secara tahunan. Namun secara bulanan, Solo mengalami deflasi sebesar 0,19 persen.

Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Solo Ratna Setyowati mengatakan, turunnya harga komoditas pada Mei menjadikan Solo mengalami deflasi kedua kalinya. Di mana pada Januari, Solo juga mengalami deflasi pertama di sepanjang 2024.

"Jika dilihat perkembangan inflasi dari bulan ke bulan, deflasi baru terjadi di Januari dan Mei ini untuk 2024. Sepanjang 2023 tidak terjadi deflasi," terang Ratna saat rilis inflasi di Kantor BPS Solo, Selasa (4/6/2024).

Ratna menuturkan, deflasi tersebut dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas yang turun. Selain itu, saat ini panen raya padi masih berlangsung di beberapa daerah sebagai dampak bergesernya periode tanam.

"Di samping itu, ada kebijakan Bappenas terkait penyesuaian atau relaksasi dari HPP dan HET di tingkat konsumen, yang itu juga mempengaruhi komoditas tertentu," jelas Ratna.

Adapun penyumbang inflasi paling tinggi berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang andil 7,91 persen. Untuk komoditas penyumbang inflasi secara tahunan (yoy), yakni beras, daging ayam, nasi dengan lauk, emas perhiasan, dan cabai merah.

Sementara komoditas penyumbang deflasi secara bulanan (mtm) diantaranya beras, daging ayam ras, cabai rawit, pepaya, ada angkutan antarkota.

Ratna menyebut, selain turunnya harga komoditas, banyaknya event yang digelar pada Mei juga berpengaruh pada tingkat inflasi Solo. Hal ini dipengaruhi stok barang yang melimpah di masyarakat.

"Seperti beras yang masih jadi komoditas catatan, apalagi saat ini memasuki masa panen. Tapi meskipun bulan ini Solo mengalami deflasi, angka inflasi tahunan ini juga menjadi warning karena melebihi target. Harapannya menjadi upaya TPID agar lebih mengendalikan inflasi hingga akhir tahun nanti," tukas Ratna. (ul/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#event #bps #Mei #deflasi #inflasi