RADARSOLO.COM– Bangunan megah di timur Supit Urang kompleks Keraton Solo dijual dengan harga fantastis .
Adalah kantor Bondoloemakso, dijual sampai Rp 15,5 miliar.
Meskipun berada di kompleks Keraton Solo, Bondoloemakso, ternyata bangunan tersebut bukan lagi milik Keraton Solo.
Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta KP Eddy Wirabhumi menjelaskan, Bondoloemakso dibangun pada masa Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) X sekitar 1917.
“Sudah jadi milik perseorangan sejak 20 an tahun yang lalu. Tidak jelas proses perpindahannya bagaimana. Tapi aset itu sudah bukan lagi milik keraton,” terangnya, Rabu (5/6/2024).
Seingat Eddy, bangunan yang dulunya merupakan kantor keuangan dan simpan pinjam para abdi dalem itu sudah berpindah tangan sebelum PB XII wafat.
Saat ini, LDA Keraton Solo sedang berupaya mendata aset-aset keraton yang masih dikelola maupun yang sudah berpindah tangan.
“Kami sedang memetakan dan melakukan pendataan, termasuk Bondoloemakso itu. Ada rencana untuk memperjuangkan aset-aset itu kembali,” terang Eddy yang saat dihubungi berada di luar negeri.
Terpisah, sejarawan Universitas Sebelas Maret (UNS) Soesanto mengamini bangunan megah di Jalan Untung Suropati, Pasar Kliwon, Kota Solo tersebut bukan menjadi milik keraton sejak lama.
Padahal, Bondoloemakso merupakan tonggak perekonomian modern di Keraton Solo.
Tidak hanya itu, Bondoloemakso juga sempat dipakai untuk kantor siaran radio, dan sebagainya.
“Waktu itu (saat dipakai untuk siaran radio) juga sudah bukan lagi milik Keraton Solo,” jelasnya. (ves/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono