RADARSOLO.COM - Momen takbiran harusnya dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah di masjid. Nahasnya malah ada yang melakukan aksi konvoi yang meresahkan masyarakat.
Ini dilakukan empat pemuda asal Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Akhirnya tak patut dicontoh. Di mana mereka melakukan konvoi sembari menyalakan petasan di jalanan Kota Solo.
Aksinya ini jelas mengganggu dan membahayakan pengguna jalan maupun sepeda motor yang melintas.
Mereka akhirnya diamankan tim Sparta Senin (17/6) dini hari usai mendapatkan laporan dari pengendara yang melintas di kawasan terminal Tirtonadi.
Kasatsamapta Polresta Surakarta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo menjelaskan tim langsung melakukan penyisiran. Hingga akhirnya pelaku ditemukan saat hendak masuk ke pemukiman warga yang berada di belakang Terminal Tirtonadi.
Arfian mengatakan, sebelum tertangkap tangan, mereka sempat membuang petasan tersebut. Namun dengan kejelian, tim sparta akhirnya bisa mengamankan belasan petasan sebagai barang buktinya.
Pelaku juga akhirnya bisa diamankan. Mereka berinisial DNP, 22; TR, 26; WPA, 21, dan K, 26. Semua merupakan warga Gemolong. Kabupaten Sragen
Menurut pengakuan dari pelaku, dia merupakan pengikut salah satu kelompok gank.
Kasat Samapta menambahkan barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah tujuh buah petasan panjang, lima buah petasan kecil, empat unit sepeda motor, dan empat unit handphone.
"Selanjutnya para pelaku beserta barang bukti di bawa ke mako Polresta Surakarta dan diserahkan ke piket sat reskrim untuk di tindak lanjuti sesuai prosedur," jelas Kasat Samapta. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy