Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Polisi Temukan Celurit di TKP Aksi Tawuran di Pasar Kliwon Solo, Begini Nasib 1 Korban yang Dikeroyok

Antonius Christian • Sabtu, 22 Juni 2024 | 20:36 WIB
Video rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok orang mengeroyok korban dalam aksi tawuran di Pasar Kliwon, Solo, Jumat (21/6).
Video rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok orang mengeroyok korban dalam aksi tawuran di Pasar Kliwon, Solo, Jumat (21/6).

RADARSOLO.COM - Polisi terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) aksi tawuran di Pasar Kliwon, Solo. Di mana saat penyisiran, polisi menemukan senjata tajam sejenis celurit.

Aksi tawuran yang dilakukan sekelompok orang di Jalan Veteran, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon pada Jumat (21/6) dini hari itu terekam kamera CCTV yang terpasang di salah satu gedung.

Di mana dalam video yang kemudian tersebar di grup WhatsApp itu, terlihat sekelompok orang menunggang sepeda motor juga membawa senjata tajam.

Terlihat pula satu orang yang dikeroyok di tepi jalan lalu ditinggalkan.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kliwon Ipda Suhartaka membenarkan adanya aksi penganiayaan dalam tawuran itu.

Namun, hingga kini tidak ada laporan yang masuk ke pihak kepolisian atas kejadian itu, baik di tingkat Polsek Pasar Kliwon maupun Polresta Solo.

"Ternyata video (rekaman CCTV aksi tawuran,Red) ini sudah menyebar. Kita cek di lokasi, kita datangi TKP-nya," ujar Suhartaka, Sabtu (22/6).

Dari hasil penyisiran, polisi menemukan senjata tajam meyerupai celurit di TKP.

Diperkirakan senjata tajam tersebut milik salah satu kelompok yang terlibat tawuran.

"Tidak tahu terjatuh, tertinggal atau sengaja dibuang. Namun sudah kita amankan sebagai barang bukti," kata papar Suhartaka.

Selanjutnya, pihak kepolisian juga mendalami kasus dengan mencari keberadaan korban, yang diketahui sempat dibawa ke Rumah Sakit Islam atau RSI Kustati.

Namun saat polisi tiba di rumah sakit, ternyata korban sudah pulang karena hanya menjalani rawat jalan.

Berbekal alamat yang diinformasikan pihak rumah sakit, anggota lantas mendatangi rumah korban yang berada di kawasan Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

"Namun korban menolak untuk membuat laporan. Mungkin masih trauma atau juga masih sakit, karena mendapat sejumlah luka," papar kanit reskrim. (atn/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#cctv #polsek pasar kliwon #senjata tajam #pasar kliwon #penganiayaan #tawuran #WhatsaApp