Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kasus Tembok Roboh Yang Memakan Korban di Mojosongo Kota Solo Diselesaikan Lewat Jalan Kekeluargaan

Antonius Christian • Rabu, 10 Juli 2024 | 03:17 WIB
Lokasi tembok roboh di Kawasan Kampung Debegan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres Kamis (4/7) sore.
Lokasi tembok roboh di Kawasan Kampung Debegan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres Kamis (4/7) sore.

 

RADARSOLO.COM - Kejadian tembok roboh di Kawasan Kampung Debegan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kamis (4/7) sore diselesaikan lewat jalan kekeluargaan.

Hal ini setelah adanya mediasi antara pihak pemilik lahan serta keluarga Wagiyo Narto Sumarjo, 70, dan Heri Supriyono, 40, Bapak anak yang tewas dari kejadian tersebut.

Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi mengakui, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan pasca kejadian tragis ini.

"Kami telah melakukan olah TKP dan melibatkan ahli dari PUPR untuk mengetahui apakah ada unsur pidana atau kelalaian dalam peristiwa ini," jelas Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menyampaikan bahwa Polri juga turut hadir untuk membantu mencari solusi bagi keluarga korban.

"Dari sisi kemanusiaan, tentunya Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, namun ada langkah lain untuk mencari solusi terbaik," jelasnya.

"Kami turut berduka cita atas kejadian ini dan telah membantu proses mediasi antara keluarga korban dengan pemilik rumah yang temboknya runtuh. Alhamdulillah, telah tercapai kesepakatan dan pihak pemilik rumah memberikan tali asih, serta menanggung biaya pendidikan putra-putri almarhum," terang Kombes Iwan.

Menyadari potensi bahaya dari sisa tembok yang masih berdiri, Iwan menegaskan bahwa pihaknya telah mengarahkan pemilik properti untuk segera melakukan tindakan preventif.

"Karena itu ada potensi roboh karena retakan yang ditimbulkan dari kejadian sebelumnya. Dan itu (tembok yang belum roboh) masih panjang, dan kita lihat di belakang tembok yang belum roboh di atasnya mepet dengan bangunan," tutur Iwan.

"Pemilik properti telah menyewa jasa konsultan untuk mengecek kelayakan tembok dan akan segera melakukan perbaikan atau renovasi terhadap tembok lainnya yang berdekatan dengan lokasi kejadian," ungkap Iwan.

Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan dan memastikan keselamatan warga sekitar. 

"Kami harap dengan langkah-langkah ini, kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Iwan. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#roboh #tembok #mojosongo