Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gibran Tegaskan Bantah Pangkas Anggaran Makan Siang Gratis, Uji Coba di Solo Pekan Depan

Silvester Kurniawan • Jumat, 19 Juli 2024 | 01:36 WIB
Gibran menemui massa di halaman Gedung DPRD Kota Solo jelang rapat paripurna pengunduran dirinya sebagai walikota Solo, Rabu (17/7/2024).
Gibran menemui massa di halaman Gedung DPRD Kota Solo jelang rapat paripurna pengunduran dirinya sebagai walikota Solo, Rabu (17/7/2024).

 

RADARSOLO.COM Wakil presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal kabar pemangkasan anggaran makan siang gratis yang santer dalam beberapa waktu terakhir. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menegaskan anggaran makan siang gratis tetap Rp 15 ribu per anak.

Hal ini diutarakannya saat ditemui sejumlah awak media di Balai Kota Solo, Kamis (18/7) siang. Gibran malah balik bertanya menanyakan kabar tersebut datang dari mana. 

“Kata siapa? Nggak! Tunggu kepastiannya dulu ya. Jangan memberitakan hal-hal yang belum pasti,” terang  Gibran.

Gibran bahkan akan segera diuji cobakan di Solo pada pekan depan.

“Hari Senin (22/5) ada uji coba makan siang gratis, nanti saya ajak hari Senin (awak media bisa ikut memantau jalannya program tersebut). Silakan dilihat sendiri,” papar pria yang sebentar lagi dilantik sebagai Wapres 2024-2029 itu.

Disinggung soal besaran anggaran untuk sekali makan siang gratis yang sebelumya dipatok Rp 15 ribu per anak, Gibran mengiyakan. Bahwa kalkulasi yang sudah dilakukan tetap merujuk pada angka tersebut. Menurutnya Rp 15 ribu itu merupakan angka yang ideal untuk sekali makan gratis untuk satu orang anak.

“Sudah ideal itu segitu dan sudah di uji cobakan di beberapa tempat. Belum ada kepastian untuk pengurangan (anggarannya, Red),” bebernya.

Gibran tetap meminta masukan dan kritik dari masyarakat terkait semua kebijakan yang nantinya akan dijalankan oleh pemerintah. Termasuk program makan gratis tersebut.

“Saat ini berjalan lancar, kami akan melibatkan banyak ahli gizi. Saya kira Rp 15 ribu cukup ideal, tapi nanti jika ada masukan dari orang tua murid, murid, guru bisa disampaikan ke kami,” kata Gibran.

Sekadar informasi, kabar pemangkasan anggaran makan siang gratis dari Rp 15 ribu per anak menjadi Rp 7.500 pr anak mencuat dalam beberapa waktu terakhir.

Hal ini pun sempat dikonfirmasi Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pada Selasa (16/7) lalu dengan mengatakan bahwa anggaran tersebut masih fleksibel atau bisa berubah.

“Dalam RAPBN masih sama (Rp 71 Triliun, Red), namun implementasi punya fleksibilitas,” kata Airlangga kala itu. (ves/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#gibran #makan siang gratis