RADARSOLO.COM-Memiliki beragam pengalaman dalam dunia karir dan bisnis, tidak membuat Diah Warih Anjari pelit dalam berbagi ilmu.
Itu dibuktikan dengan aktivitasnya dalam beberapa hari terakhir yang rutin keluar masuk sejumlah sekolah untuk mengajar kelas inspiratif.
Ditemui di sela kegiatanya belum lama ini, bakal calon walikota itu selalu bersemangat ketika menerima undangan untuk memberikan kelas inspiratif di bidang wirausaha dan bisnis ke pelajar dari berbagai sekolah.
Dalam dua hari terakhir, ada sejumlah sekolah yang mengundang Diah Warih untuk mengisi kelas inspirasi ditengan MPLS tahun ini.
Yakni SD Muhammadiyah 23 Semanggi dan SMK Kristen 2 Surakarta.
Dalam kesempatan itu, oembina Diwa Foundation itu menceritakan berbagai pengalamannya, dari bukan siapa-siapa, hingga menjadi seorang entrepreneur.
“Momentum ini sangat pas karena di masa ini anak-anak memasuki peralihan dari jenjang pendidikan sebelumnya naik ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” terang Diah Warih.
“Jadi sejak dini harus ditanamkan agar mereka mempunyai mimpi dan merealiasaikan mimpi itu. Makanya kami datang membagikan kisah inspiratif,” lanjutnya.
Diah Warih memiliki cara khas saat berkomunikasi dengan anak-anak.
Meskipun usia terpaut jauh, Diah Warih yang beken disapa Mbak’e Solo itu terlihat luwes merangkai kata agar mudah diterima para pelajar.
Khususnya saat memacu tekad dan kemauan anak-anak agar memiliki semangat lebih untuk meraih mimpi masing-masing.
“Harus punya semangat, tekad, dan kemauan bahwa pendidikan itu tidak hanya di bidang akademik. Saya harap kisah inspiratif saya ini bisa memotivasi juga bagi anak-anak. Poinnya bahwa pendidikan bisa diraih dengan banyak cara,” beber Diah Warih.
Baca Juga: Silaturahmi ke MTA Pusat, Diah Warih Anjari Dapat Wejangan dari Al Ustadz Nur Kholid Syaifullah
Ditambahkan Diah Warih, dia berencana membuka kelas inspiratif maupun sekolah entrepreneur di Kota Solo.
Tujuannya meningkatkan kemampuan bisnis dan mengelola usaha yang dilakukan masyarakat.
Diah Warih berencana menggandeng banyak pihak guna memberikan beasiswa pada anak-anak yang kurang beruntung secara finansial.
“Kemarin itu kebetulan juga bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Jadi kami memberikan kelas inspiratif. Kami terbuka dengan semua pihak untuk bekerja sama dengan Diwa Foundation,” terangnya.
“Kami juga ingin mengajak pemerintah dan swasta untuk sinergi dalam memajukan generasi muda,” imbuh Diah Warih. (ves/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono