Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Semarak HUT Ke-114 Wayang Orang Sriwedari, Ini Agenda Lengkapnya

Maulida Afifa Tri Fahyani • Jumat, 26 Juli 2024 | 05:07 WIB

 

Workshop tata rias wayang untuk MUA dan fotografer juga digelar dalam rangka HUT Wayang Orang Sriwedari.
Workshop tata rias wayang untuk MUA dan fotografer juga digelar dalam rangka HUT Wayang Orang Sriwedari.

 

RADARSOLO.COM - Solo dikenal sebagai kota yang lekat dengan seni dan budaya. Salah satu potensinya ialah Wayang Orang Sriwedari. Kesenian ini lahir sejak 10 Juli 1910 silam. Tahun ini, Wayang Orang Sriwedari tepat menginjak usia ke-114 tahun. Semarak HUT ke-114 Wayang Orang Sriwedari pun digelar dengan berbagai rangkaian acara, mulai Kamis sampai Minggu (25-27/7).

"Wayang Orang Sriwedari yang memasuki usia ke-114 ialah momen spesial. Berbagai perhelatan telah dipersiapkan untuk memeriahkan perayaan. Mulai dari pertunjukan, workshop, lomba tari, bazar UMKM, dan lainnya," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo Aryo Widyandoko saat konferensi pers di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Kamis (25/7).

Aryo mengatakan, akan ada pementasan spesial dari Wayang Orang Sriwedari pada Sabtu mendatang (27/6). Mengusung tajuk lakon Punakawan Labuh (Ngruwat Nagari), pentas tersebut akan menjadi puncak peringatan HUT ke-114 ini. Selain pementasan, workshop tata rias wayang untuk make up artist (MUA) dan fotografer juga digelar, pada Kamis (25/7).

"Pada workshop ini melibatkan sekitar 35 MUA se-Solo. Untuk belajar mengenai karakter dari tata rias pertunjukan, khususnya wayang orang," urainya.

Wayang Orang Sriwedari telah mengalami regenerasi yang baik. Hal ini ditunjukkan dengan usia kesenian ini yang sudah menginjak lebih dari 1 abad. "Penontonnya juga teregenerasi, banyak anak muda yang ikut menonton wayang orang," jelasnya.

Ketua Panitia HUT Ke-114 Wayang Orang Sriwedari, Irijal Suryanto mengatakan, tema peringatan HUT kali ini adalah "Tenang Semua... Saatnya Pemuda...". Dia juga menginformasikan bahwa penjualan tiket untuk pementasan spesial Wayang Orang Sriwedari, pada Sabtu besok (27/7), telah dibuka.

Tiket tersedia dalam tiga kategori. Untuk wisatawan domestik, terdapat tiket Bagong seharga Rp 75 ribu, tiket Petruk seharga Rp 50 ribu, dan tiket Gareng seharga Rp 20 ribu. Sementara untuk wisatawan mancanegara, tiket Bagong seharga Rp 105 ribu, tiket Petruk Rp 80 ribu, dan tiket Gareng Rp 50 ribu.

"Harga tiket tersebut sesuai dengan fasilitas yang didapat pengunjung. Seperti tiket pada jenis Bagong, pengunjung akan dapat welcome drink dan kursi nyaman. Selain itu juga ada merchandise khusus," tukas Irijal. (ul/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#umkm #wayang orang sriwedari