Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tak Hanya Belanja, Masyarakat juga Bisa Bayar Pajak di Pasar Jongke Solo: Bapenda Kota Surakarta Buka Layanan di Kios Nomor 10

Antonius Christian • Sabtu, 27 Juli 2024 | 19:12 WIB
Layanan pembayaran pajak dan retribusi yang dibuka Bapenda Kota Surakarta di Pasar Jongke Solo.
Layanan pembayaran pajak dan retribusi yang dibuka Bapenda Kota Surakarta di Pasar Jongke Solo.

RADARSOLO.COM - Masyarakat yang datang ke Pasar Jongke Solo tak hanya bisa berbelanja, namun juga bisa membayar kewajiban pajak mereka.

Ya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surakarta membuka titik poin pembayaran pajak dan retribusi di pasar yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (27/7) itu.

Lantas, bagaimana cara membayar pajak dan retribusi di Pasar Jongke?

Bagi masyarakat yang hendak membayar pajak, bisa menuju kios nomor 10 yang berada di lantai dasar Pasar Jongke.

Kepala Bapenda Kota Surakarta Tulus Widajat menjelaskan, titik poin layanan pembayaran pajak di Pasar Jongke ini dibuka untuk makin mendekatkan diri kepada wajib pajak.

"Jadi ini memperluas jaringan pembayaran. Kita prediksi pasar akan banyak pengunjungnya. Jadi sekalian belanja, masyarakat bisa bayar pajak juga di situ," tutur Tulus usai mengikuti acara peresmian.

Lebih lanjut, layanan yang dibuka tidak sebatas retribusi kios pasar saja.

Namun juga pembayaran pajak lainnya. Seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Bahkan, Tulus mengatakan, Bapenda Kota Surakarta juga berencana berkolaborasi dengan Samsat.

Mengingat ada wacana pada tahun depan pmbayaran pajak kendaraan bisa dilakukan oleh pemerintah daerah.

"Jadi kami harap bisa layanan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dengan cara membayar pajak dan retribusi. Karena untuk perawatan (Pasar Jongke) ke depan butuh biaya yang besar juga," papar dia.

Tulus berharap dengan adanya layanan ini, Pasar Jongke bisa jadi jujugan masyarakat.

Seperti yang disampaikan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka, kata Tulus, Pasar Jongke akan bisa menjadi destinasi wisata belanja.

"Jadi tidak hanya pusat transaksi ekonomi, namun juga memberikan nilai tambah juga. Jadi ini tantangan untuk kita juga," ungkapnya.

Sementara itu, dari pantauan radarsolo.com, sejumlah orang terlihat mendatangi titik pembayaran Bapenda Kota Surakarta.

Salah satunya Stevanni Jati Kusuma.

Warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo itu awalnya datang untuk menyaksikan peresmian pasar dan berbelanja kebutuhan.

"Terus lihat kok ada kios buat bayar pajak. Akhirnya memutuskan masuk. Karena kebetulan belum bayar PBB," ucap Stevanni.

"Tadi sempat bingung soalnya tidak bawa resi-nya. Tapi dibantu sama petugasnya, dicek nomornya, akhirnya bisa bayar," ungkapnya.

Ibu dua anak ini menuturkan sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. Apalagi untuk emak-emak yang gagap teknologi seperti dirinya.

"Kalau dulu-dulu bayarnya di Kantor Pos. Mau pakai ATM atau MBangking bingung caranya. Kalau ada di pasar seperti ini enak, ibu-ibu seperti saya ini bisa belanja sama diingatkan soal pajak," pungkasnya. (atn/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pasar jongke #Pajak #Bapenda Kota Surakarta #retribusi #Pembayaran Pajak