Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kota Solo Berhasil Entaskan 610 Ribu Jiwa Penduduk Miskin, Ini Catatannya

Maulida Afifa Tri Fahyani • Jumat, 2 Agustus 2024 | 03:20 WIB
Penyaluran beras bantuan pangan cadangan di kantor Kelurahan Baluwarti, Pasar Kliwon, belum lama ini.
Penyaluran beras bantuan pangan cadangan di kantor Kelurahan Baluwarti, Pasar Kliwon, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Tingkat kemiskinan di Kota Bengawan mengalami penurunan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, persentase penduduk miskin tahun ini mencapai 8,31 persen. Turun 0,13 persen dibandingkan 2023.

Kepala BPS Solo Ratna Setyowati menjelaskan, jumlah penduduk miskin tahun ini 43,28 ribu jiwa. Sedangkan pada 2023 sebanyak 43,89 jiwa.

“Persentase kemiskinan di Kota Solo pada 2023 sebesar 8,44 persen. Artinya pada 2024 ada 610 ribu penduduk miskin yang berhasil dientaskan pemerintah,” kata Ratna saat dijumpai di Kantor BPS Solo, Kamis (1/8).

Meski persentase penduduk miskin turun, indeks kedalaman kemiskinan di Kota Bengawan justru meningkat. Indeks kedalaman kemiskinan adalah ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin, terhadap garis kemiskinan.

Kemudian indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran terkait penyebaran pengeluaran penduduk miskin. Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran mereka.

“Ini yang harus diperhatikan juga. Bahwa garis kemiskinan meningkat dari 600.953 jiwa menjadi 638.102 jiwa. Artinya dengan pergerakan inflasi yang terjadi di Kota Solo, sedikit banyak memengaruhi garis kemiskinan,” urainya.

Ratna menyebut angka kemiskinan di Solo tercatat lebih rendah dari persentase Provinsi Jawa Tengah yang mencapai 10,47 persen. Menurutnya, kemiskinan menjadi persoalan yang harus ditangani pemerintah, agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Kemiskinan itu multidimensi. Di sana tidak hanya pemenuhan makan, tetapi juga kesehatan, pendidikan, dan yang lainnya. Penurunan kemiskinan di Solo ini pertanda baik. Bukti pemerintah berhasil mengentaskan, yang diharapkan program ini terus berlanjut,” tandas Ratna. (ul/fer)

Editor : fery ardi susanto
#data bps kemiskinan di solo #potret kemiskinan di solo