RADARSOLO.COM - Majlis Tafsir Alquran (MTA) menggelar pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) III dan bela negara satuan tugas (satgas) 2024 selama sepekan, yakni pada 4-10 Agustus.
Tercatat 159 peserta dari berbagai cabang dan perwakilan MTA seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini di Gedung MTA Pusat, Solo dan Yonif 413/Bremoro Sukoharjo. Diklatsar ini melibatkan Polresta Solo, Kodim Solo, dan Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro.
Diklatsar III dan bela negara digelar untuk membentuk kader satgas MTA yang berkarakter, profesional, ikhlas, tanggap, solid, militan, dan berakhlakul karimah dalam mengawal dakwah Islamiyah dan tetap tegaknya NKRI.
"Karena untuk melancarkan dakwah dan membela NKRI tentu tidak cukup hanya dengan semangat, tapi harus dengan keahlian. Oleh karena itu, harapannya dengan diklatsar, Satgas MTA mendapatkan pelatihan sehingga memiliki skill yang diharapkan," terang Ketua Umum MTA Pusat Nur Kholid Syaifullah di sela kegiatan, Selasa (6/8).
Hadir dalam pembukaan diklatsar, Analis Pertahanan Negara Ahli Madya Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Raden Totok Yuswiyanto mewakili direktur bela negara.
Totok mengatakan, kegiatan ini menjadi wahana untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan. Termasuk untuk menyamakan persepsi dalam upaya menumbuhkembangkan kesadaran dan semangat bela negara di lingkup masyarakat, khususnya Satgas MTA.
"Format kegiatan dalam memberikan wawasan dan pemahaman bagaimana kami dalam melakukan bela negara untuk bangsa dan negara. Hal ini sangatlah tepat dan relevan guna menumbuhkembangkan seluas-luasnya bagi masyarakat yang berada di berbagai wilayah sebagai agen perubahan dan kader, sekaligus motor penggerak mewujudkan pertahanan negara yang kuat," paparnya. (zia/nik)
Editor : Niko auglandy