Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pelaku Penyabetan Celurit ke Dua Suporter Persis Solo Tertangkap, Ternyata Kelompok Geng

Antonius Christian • Kamis, 8 Agustus 2024 | 01:02 WIB
Pelaku penyabetan senjata tajam yang membuat dua suporter Persis Solo terluka saat mengawal bus pemain Persis di daerah dekat RSUD Moewardi.
Pelaku penyabetan senjata tajam yang membuat dua suporter Persis Solo terluka saat mengawal bus pemain Persis di daerah dekat RSUD Moewardi.

RADARSOLO.COM – Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus kekerasan menggunakan sajam tak ada kaitannya dengan konflik antara suporter. Hal ini ditegaskan Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi.

Iwan menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara, antara pelaku yang berhasil diamankan dan korban tak mengenal satu sama lain.

"Jadi pelaku ini tergabung dalam kelompok tertentu, kemudian melakukan penyerangan tersebut. Untuk motivasinya masih kami dalami," ujarnya.

Untuk pelaku yang diamankan ada empat orang. Dua selaku eksekutor, lalu astu orang lainnya merupakan ketua kelompok genk, dan satu merupakan admin group.

"Kami amankan dari rumah mereka masing-masing. Kami masih mendalami apakah ada anggota kelompok lain," tutur Iwan.

Iwan menuturkan tidak ada toleransi bagi pelaku-pelaku premanisme di Kota Bengawan. Siapapun yang nekat melakukan aksi tersebut, maka akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.

"Tidak ada ruang untuk pelaku kekerasan, apalagi yang mengarah para premanisme. Semua bentuk premanisme akan kami berantas," tegas Iwan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah elemen suporter mengawal bus pemain Persis Solo kembali ke mes pemain di kawasan belakang kampus UNS usai mendapat juara 3 dalam ajang Piala Presiden.

Ketika sampai di simpang empat APPIL Panggung, keduanya diikuti oleh 3 orang tak dikenal berboncengan menggunakan sepeda motor matik Nmax warna hitam. Ketiganya juga menggunakan jaket berwarna serba hitam.

Pada saat sampai di Jalan Kolonel Sutarto, tiba-tiba korban EF dipepet hingga jatuh karena menabrak trotoar. Tak sampai disitu tiga orang ini juga diduga membacok korban menggunakan sajam berupa cerlurit pendek.

Sejumlah teman korban dan warga sempat mengejar terduga pelaku. Namun berhasil lolos. Pada saat sampai di Jalan Tentara Pelajar, tepatnya  di kawasan pedaringan, korban MAS  terjatuh, ternyata dia juga dibacok.

Akibat kejadian ini, korban MAS mengalami luka pada bagian dagu karena terjatuh dari motor dan luka sabet di kaki sebelah kiri. Sedangkan untuk korban EF mengalami luka sabet di paha sebelah kiri. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis #suporter