Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Truk Pasir Terguling di Pusat Kota Solo, Ini Kronologisnya

Antonius Christian • Rabu, 28 Agustus 2024 | 20:47 WIB
Sebuah truk terguling diruas jalan Adi Sucipto, tepatnya didepan Fave Hotel Rabu (28/8) siang.
Sebuah truk terguling diruas jalan Adi Sucipto, tepatnya didepan Fave Hotel Rabu (28/8) siang.

RADARSOLO.COM - Diduga karena as roda patah, sebuah truk terguling di ruas jalan Adi Sucipto, tepatnya didepan Fave Hotel Rabu (28/8) siang. Akibatnya arus lalu lintas arah barat ke timur tersendat karena body truk yang menutup badan jalan.

Dari pantuan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, truk berplat B 9089 BCK itu terguling di tengah ruas jalan utama tersebut. Muatan pasir yang dibawa truk warna putih ini juga tumpah di tengah jalan.

Sejumlah kendaraan ringan seperti mobil dan sepeda motor tampak dialihkan oleh petugas dari Satlantas Polresta Solo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo ke jalur lain, termasuk Jalan Pakel untuk menghindari penumpukan kendaraan lebih panjang.

Terlebih disaat kejadian berbarengan dengan waktu antar jemput siswa-siswi sekolah di sekitar kejadian. Tak hanya itu, tampak pula personel Dishub Solo mengalihkan lalu lintas menuju timur ke arah persimpangan Fajar Indah.

Pengendara truk, Dwi, 38, mengatakan bahwa laka itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB saat ia berkendara dengan kecepatan sekitar 50 km per jam.

"Tiba-tiba as ban belakang kiri patah, terus saya banting stir, oleng, terus terguling," tuturnya saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa dia membawa muatan pasir basah dari Klaten menuju Sragen.

"Saya bawa ini sendiri, dan pas kejadian untungnya jalan pas kosong. Jadi enggak ada korban atau luka," ucapnya.

Dia mengaku sudah menghubungi perusahaan yang mengutusnya untuk meminta bantuan truk pengganti.

"Ini sudah di jalan truknya, nanti yang membawa (pasir) ketujuan," pungkasnya. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#Terguling #truk