RADARSOLO.COM-Penampilan GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo yang dikirab dengan sajian penari, prajurit, dan pemusik membuka gelaran Solo Internasional Performing Art (SIPA) 2024 di Pamedan Pura Mangkunegaran, Kamis (29/8).
Gusti Sura, sebagai maskot SIPA 2024, mempresentasikan perjalanan budaya dan sejarah Pura Mangkunegaran.
Menggambarkan upaya mengenalkan budaya Jawa kepada masyarakat luas.
Dalam SIPA 2014, wajah wanita Mangkunegaran digambarkan sebagai wajah yang selalu tersenyum, membimbing, melindungi, dan mengayomi kebudayaan.
Wajah ini diibaratkan sebagai lorong waktu yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Menciptakan ruang bagi masyarakat untuk belajar, menikmati, dan menghargai warisan budaya yang tak ternilai.
Direktur SIPA Irawati Kusumorasri mengungkapkan, kebahagiaannya atas penyelenggaraan acara ini.
“Malam ini kita berkumpul kembali untuk merayakan keindahan seni pertunjukan dalam spirit Solo International Performing Art atau SIPA. Saya dengan penuh hormat dan cinta mengucapkan selamat datang kepada semua yang telah hadir di acara istimewa ini," bebernya.
Irawati menambahkan, SIPA adalah jembatan yang menghubungkan tradisi seni yang kaya dengan jiwa-jiwa yang bersemangat.
"Mari kita renungkan makna dari setiap karya yang tercipta dari ide-ide kreatif dan tafsir yang indah. Dalam setiap irama tarian terdapat cerita yang terukir, dalam setiap nada lagu kita mendengar sebuah sejarah yang tak akan lekang," imbuhnya.
Sementara itu, KGPAA Mangkunegara X turut memberikan apresiasi terhadap keberlanjutan SIPA sebagai salah satu acara kebanggaan Kota Solo.
Baca Juga: Jadilah Saksi Kemegahan Pertunjukan SIPA 2024 Performing Royal Genesis di Pamedan Pura Mangkunegaran
"SIPA ini merupakan suatu acara seni pertunjukan yang telah berjalan selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu event kebanggaan di kota yang kita cintai. Saya secara pribadi sangat senang, terutama karena bisa menjadi tuan rumah," beber dia.
Menurut Gusti Bhre, sapaan akrab Mangkunegara X, SIPA adalah wadah yang menunjukkan bagaimana budaya bisa menghubungkan antar manusia, bahkan seluruh dunia.
"Malam ini, kita juga bersama-sama di kota Solo mengucapkan selamat datang kepada seluruh performer dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan di dunia," tutupnya.
Diketahui, terdapat tujuh delegasi yang tampil dalam gelaran SIPA hari pertama.
Meliputi delegasi asal Solo, Australia, Bali, Jepang, Kamboja, Taiwan, dan Padang. (zia/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono