Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Krisis Air Bersih Mengancam Perkotaan, BPBD Kota Solo Siagakan Tandon Air Portable

Silvester Kurniawan • Senin, 9 September 2024 | 03:24 WIB
Aliran air di Sungai Kali Anyar Solo sudah mengering sejak beberapa waktu terakhir. (M Ihsan/Radar Solo)
Aliran air di Sungai Kali Anyar Solo sudah mengering sejak beberapa waktu terakhir. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dalam sepekan terakhir informasi tentang waduk-waduk mulai mengering di Solo Raya menimbulkan kewaspadaan bagi sebagian masyarakat, tanpa terkecuali bagi warga Kota Bengawan.

Antisipasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo menyiapkan tandon air portable yang bisa dipasang sewaktu-waktu saat ada fenomena kekeringan terjadi di Solo.

Kepala BPBD Kota Solo Nico Agus Putranto mengatakan, fenomena kekeringan mulai terjadi di kabupaten sekitar sejak beberapa pekan terakhir.

Indikasi ini bisa dilihat dari fenomena waduk-waduk dan sungai-sungai mulai mengering. Ini memicu kekhawatiran beberapa warga Solo khususnya di area-area yang rawan kekeringan.

“Memang ada kekhawatiran dari masyarakat, tapi bisa kami pastikan di Solo masih terbilang kondusif. Sampai saat ini hasil dari pantauan di lapangan maupun dari koordinasi wilayah belum ada laporan kekeringan atau permintaan bantuan air bersih,” terang dia, Minggu (8/9).

BPDB Kota Solo masih mengaktifkan Posko Siaga Bencana Kekeringan hingga November nanti. Ini sebagai langkah antisipasi penanganan potensi bencana kekeringan yang bisa terjadi di Solo. Fenomena kekeringan di waduk-waduk sekitar mungkin saja bisa memengaruhi aliran sungai atau sumur-sumur milik warga.

“Salah satu antisipasi yang sudah disiapkan adalah tendon air portable yang merupakan bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” ujar Nico.

Tandon air portable ini jumlahnya dipastikan bisa memenuhi kebutuhan seandainya ada fenomena kekeringan di Solo.

Tandon-tandon air bongkar pasang itu bisa langsung dipasang di lokasi-lokasi yang mengalami kekeringan lengkap dengan suplai air yang dibutuhkan. Ini akan memudahkan masyarakat dan memaksimalkan giat droping air bersih yang biasa dilakukan.

“Tandon airnya ini bantuan dari BNPB, jadi nanti kalau diperlukan bisa langsung dipasang. Setiap hari akan disuplai air sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi itu,” beber Nico.

Pemkot juga telah melakukan sejumlah antisipasi dengan menyiagakan sejumlah instansi dan stakeholder guna antisipasi bencana kekeringan pada musim kemarau ini. BPBD dan PDAM Kota Solo sudah disiagakan agar sewaktu-waktu bisa memberikan bantuan air bersih saat diperlukan.

“Kami sudah tugaskan BPBD dan PDAM untuk siaga 24 jam. Jadi saat sewaktu-waktu butuh bantuan air bersih warga bisa langsung meminta bantuan,” terang Wali Kota Solo Teguh Prakosa belum lama ini. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#waduk #kota solo