RADARSOLO.COM — Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi kembali hadir, 22-24 Oktober mendatang. Menampung kendaraan ratusan ribuan peserta haul, biasanya menempati kawasan Alun-Alun Utara dan Selatan Keraton Solo. Sayangnya untuk haul nanti, kawasan alun-alun harus steril dari parkir kendaraan.
Larangan parkir ini buntut penataan kawasan alun-alun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), yang kelar sejak September lalu. Kini, alun-alun dikembalikan ke pihak keraton dan dilarang untuk parkir kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Taufiq Muhammad menjelaskan, sudah menyiapkan sejumlah lokasi alternatif untuk kantong parkir haul. Mengingat peserta yang datang hingga ratusan ribu orang dari seluruh penjuru tanah air.
“Karena alun-alun tidak bisa dipakai untuk parkir, ya harus cari alternatif. Kira-kira kami kehilangan area parkir dengan daya tampung lebih dari 300 kendaraan saat haul nanti,” kata Taufiq (9/10).
Alternatif parkir yang bisa digunakan, yakni Benteng Vastenburg, Jalan Juanda (Pucangsawit), tepi Pedaringan, dan Terminal Tirtonadi. Khusus kantong parkir yang jaraknya jauh dari titik haul, diupayakan dengan sistem drop off.
“Nanti dipastikan lagi setelah Peparnas (Pekan Paralimpiade Nasional 2024 di Kota Solo). Kemungkinan halaman parkir Masjid Agung juga bisa dipakai,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Pasar Kliwon Ahmad Kjoironi mengaku Haul Habib Ali sudah dikoordinasikan. Melibatkan pihak penyelengara dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Mengingat event tahunan ini mendatangkan banyak pengunjung, camat berharap bisa meningkatkan geliat ekonomi di wilayahnya.
“Hotel-hotel sudah full. Bahkan rumah-rumah warga di sekitar lokasi juga sudah dipesan untuk menginap. Rata-rata sudah banyak dipesan sejak tahun lalu,” beber camat. (ves/fer)
Editor : Niko auglandy