RADARSOLO.COM-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo menggelar edukasi konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) di SMPN 5 Solo, Jumat (18/10/2024).
Program ini bertujuan membangun kesadaran siswa tentang pola makan sehat dan seimbang sejak dini.
Kepala Dispangtan Solo Eko Nugroho Isbandijarso menjelaskan, edukasi B2SA adalah kunci dalam mencetak generasi sehat dan produktif.
"Menu yang kami sajikan mencakup karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah. Bahan pangan lokal seperti kentang dan singkong juga digunakan sebagai kudapan," jelasnya.
Pjs Walikota Solo Dhoni Widianto menekankan pentingnya pemahaman masyarakat, terutama anak-anak, mengenai pola konsumsi pangan bergizi.
"Tidak perlu makanan mahal atau viral. Dengan pangan lokal yang B2SA, kebutuhan gizi tetap terpenuhi," tambahnya.
Dhoni juga menyampaikan, pengenalan pangan lokal sejak dini sangat penting.
Saat ini, pola makan anak-anak cenderung tidak seimbang, lebih memilih jajanan tinggi karbohidrat dan rendah gizi.
"Hal ini berdampak pada kurangnya asupan vitamin, mineral, dan protein, yang bisa melemahkan daya tahan tubuh," tuturnya.
Program B2SA diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting, serta mencetak generasi sehat dan berprestasi menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kepala SMPN 5 Solo Adi Purnawan menyatakan, program ini diharapkan meningkatkan kesadaran siswa untuk sarapan.
"Kami berharap siswa SMPN 5 Solo menjadi generasi yang baik secara gizi dan perilaku, serta siap menghadapi masa depan," ucapnya. (zia/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono