RADARSOLO.COM – Proyek revitalisasi GOR Indoor Manahan digadang-digadang akan memperkuat potensi sport tourism di Kota Bengawan. Proyek ini tengah dikerjakan, dan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Penyelesaian proyek ini berasal dari dana hibah Uni Emirat Arab (UEA) senilai Rp 48,8 miliar.
"Kami ingin GOR Indoor Manahan itu menjadi salah satu daya tarik. Bukan cuma gedung olahraga saja, tapi juga bisa untuk kegiatan sosial juga," ucap Sekda Solo Budi Murtono saat ditemui di Sentra IKM Semanggi, Senin (21/10).
Budi mengatakan, ada empat fokus pengerjaan yang mencakup revitalisasi di lokasi ini. Diantaranya ialah proyek GOR Indoor Manahan di-handle oleh dispora, pelebaran jalan dan pembangunan Plaza Manahan oleh PUPR, serta pengerjaan taman oleh DLH setempat.
"Jadi akan dilakukan pelebaran dengan memotong sedikit jalan yang di bawah flyover. Dulu kan agak menyempit, sekarang agak diperbesar. Terus juga menata plasa yang di depan GOR indoor," urainya.
Taman yang ada di area seberang GOR juga dipercantik, yakni dengan memberikan beberapa ornamen. Salah satunya penggunaan pencahayaan lampu sorot.
"Terus sama ada lagi nanti DLH juga menata beberapa taman yang di sebelah GOR Indoor Manahan ke barat dengan hiasan-hiasan juga," imbuhnya.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan, revitalisasi ini bertujuan untuk memperkuat ikon Solo sebagai Kota Wisata. Harapannya juga bisa memberi kenyamanan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Stadion Manahan.
Pihaknya berharap dengan revitalisasi ini bisa menggaet lebih banyak event nasional maupun internasional agar terlaksana di Kota Solo kedepannya setelah GOR selesai dibangun.
"Kemarin kan sudah dibuat luasan Stadion Manahan yang sesuai standar internasional, harapannya dengan revitalisasi GOR indoor ini juga menarik lebih banyak event, selain itu juga memperkuat wisata olahraga di Solo," pungkasnya. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy