Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sidak Keamanan Pangan di Solo Temukan Makanan Tak Berizin hingga Kemasan Rusak

Silvester Kurniawan • Jumat, 6 Desember 2024 | 04:16 WIB
Sidak produk makanan kemasan di salah satu toko di Solo, Kamis (5/12/2024)
Sidak produk makanan kemasan di salah satu toko di Solo, Kamis (5/12/2024)

 

RADARSOLO.COM  Jelang natal dan tahun baru (Nataru) Pemkot Solo melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait menemukan adanya makanan tak berizin hingga kemasan rusak saat melakukan sidak keamanan pangan ke sejumlah pasar tradisional, toko oleh-oleh, dan pusat perbelanjaan modern, Kamis (5/12).

Selanjutnya makanan di luar ketentuan itu diminta untuk segera tidak dijual pada masyarakat.

Tim gabungan terdiri dari dinas kesehatan, dinas perdagangan, dinas pertanian, Satpol PP Kota Solo, dan badan pengawas obat dan makanan (BPOM).

Mereka melakukan sidak ke sejumlah lokasi berbeda dengan membagi pengawasan menjadi dua tim berbeda.

Tim pertama melakukan sidak ke Pasar Jongke, toko oleh-oleh di kawasan Jongke dan Sami Luwes (Jalan Slamet Riyadi).

Dalam sidak di tiga lokasi itu pihaknya menemukan sejumlah kelalaian dalam penjualan makanan kemasan.

“Ada beberapa temuan makanan kemasan yang di-repacking (dikemas ulang) tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Ada juga makanan kemasan yang sudah berizin Badan Pom tidak memiliki tanggal kadaluwarsa. Kemudian ada makanan yang sudah mendekati makanan kadaluwarsa,” ungkap Penelaah Teknik Kebijakan Dinas Kesehatan Kota Solo Enno Sakinah. 

Temuan lainnya ada pada hal penataan dan penyimpanan makanan.

Di salah satu toko oleh-oleh pihaknya mendapati adanya mainan anak yang didisplay di bagian yang sama dengan makanan kemasan.

Selain itu pihaknya juga menemukan adanya makanan yang kemasannya sudah rusak karena dimakan tikus.

Sementara di toko modern ditemukan makanan kaleng yang sudah penyok atau rusak.

“Temuan pada hari ini sudah kami amankan, sudah diturunkan dari display untuk diretur dengan distributor. Kami harapkan masyarakat lebih jeli untuk mengecek kemasan, izin edar, label, dan tanggal kadaluarsanya,” terangnya.

Temuan serupa juga didapati oleh tim lainnya yang melakukan pengecekan keamanan pangan di Pasar Gede, Toko Oleh-oleh di kawasan Kali Larangan, dan Luwes Kestalan.

Di pasar tradisional tim mendapati adanya produk makanan kemasan yang tidak berizin dan tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa.

Pihaknya juga mendapati banyak pedagang pasar tradisional yang melakukan penyimpanan makanan kurang baik karena langsung disimpan di atas lantai.

“Jadi kegiatan ini dalam rangka pengawasan peredaran pangan jelang Natal dan Tahun Baru. Untuk temuan-temuan di lapangan pedagang kami edukasi agar segera melakukan retur ke distributor," papar Ketua Tim Kerja Farmasi Perbekalan Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kota Solo Ana Prasanti

"Kami beri waktu empat hari untuk melakukan itu, kalau tidak dilakukan nanti akan diberi pengarahan lagi,” sambungnya. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
#pasar tradisional #toko oleh-oleh #sidak