RADARSOLO.COM – PDIP Solo angkat suara terkait mencuatnya pernyatan Presiden Prabowo Subianto terkait pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Di mana hal ini dinilai sebagai pengalihan isu semata.
Hal ini diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Kota Solo Teguh Prakosa. Wali Kota Solo ini mengatakan hal tersebut bisa memicu kegaduhan.
"Itu kan justru membuat kegaduhan (pilkada kepala daerah lewat DPRD, Red). Duitnya anggaran program pemerintah 2025 belum ada. Pengalihan isu, akhirnya orang meributkan itu," ujar Teguh, Selasa (17/12).
Dia menyebut program sesungguhnya Prabowo Subianto belum tentu jalan semua. Dia pun berharap pemerintah baru bisa lebih fokus merealisasikan program kerja.
"Kami tidak ingin menanggapi lebih jauh soal itu. Lebih baik bicara program kerja 2024 pemerintah baru," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Diketahui usulan agar pilkada dipilih lewat DPRD sempat disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto kala berpidato di acara HUT Ke-60 Golkar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12) lalu.
Dalam pidatonya, Prabowo mengaku setuju atas usulan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia soal proses pilkada dipilih lewat DPRD.
Menurut Prabowo tidak perlu malu untuk mengakui bahwa sistem demokrasi di dalam negeri terlalu mahal. Dia menyampaikan memang harus berani untuk mengoreksi diri perihal sistem demokrasi. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy