RADARSOLO.COM – Pembangunan Underpass Joglo memasuki tahap akhir pengerjaan mengingat batas akhir pengerjaan jatuh pada akhir tahun ini. Rencananya underpass ini akan dibuka di libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, Rabu (18/12) siang, sejumlah pagar alumunium yang sebelumnya terpasang di sejumlah ruas jalan menuju lokasi proyek Underpass Joglo seperti di Jalan Ki Mangun Sarkoro (arah SPBU Banyuagung), Jalan Kapten Piere Tendean (Luwes Nusukan) dan sekitarnya telah dibongkar.
Dari kejauhan hanya terlihat pagar pembatas sederhana agar tidak ada kendaraan yang menerobos lokasi proyek yang sedang tahap penyelesaian itu.
“Sudah kelihatan bentuknya, kalau sebelumnya kan semua masih ditutup pagar seng (alumunium, Red), ini sudah dibuka. Tapi sepertinya masih mengerjakan taman-tamannya, lampu jalan juga sepertinya belum ada,” kata Fernando, pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.
Meski demikian, informasi terkait pembukaan Underpass Joglo dalam waktu dekat sudah di dengar kalangan masyarakat sekitar.
Warga antusias akses Simpang Joglo bisa dibuka kembali sehingga tidak membuat warga repot karena harus memutar jauh saat harus melintasi kawasan Jolgo seperti dalam dua tahun terkahir ini sejak rel layang dan Underpass Joglo digarap.
“Kalau warga di sini sudah dengar nanti akan segera dibuka 20 Desember. Kurang tahu jadi atau tidaknya, tapi kalau dilihat pagar-pagar proyeknya memang sudah dibongkar,” terang Ari Setiawan, warga Banjarsari yang tinggal di sekitar Simpang Joglo.
Sebelumnya di sela kunjungannya ke Terminal Tipe A Tirtonadi Selasa lalu (17/12), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, proyek Underpass Joglo akan segera difungsikan di libur Nataru.
Dia mengklaim berbagai upaya pengecekan sebelum infrastruktur jalan itu sudah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.
“Menhub (Menteri Perhubungan) Dudy Purwagandhi sudah datang secara langsung untuk meninjau. Prinsipnya Simpang Joglo itu sudah difungsikan mulai 20 Desember,” kata AHY.
Pembukaan akses Underpass Joglo secara fungsional itu dilakukan megingat rel layang di atas underpass sudah bisa dilintasi kereta api sejak November lalu.
“Belum diresmikan, yang penting kita berlakukan fungsional dulu pada Nataru,” terang AHY.
Soal rencana ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Taufiq Muhammad membenarkan adanya informasi underpass akan dibuka 20 Desember. Namun hingga saat ini pihaknya belum berani memastikan karena belum ada permintaan resmi soal pembukaan fungsional underpass.
“Informasinya seperti itu. Tapi kami menunggu saja. Kalau siap nanti pengalihan arus yang sebelumnya dilakukan akan kembali dibuka,” terang Taufiq Muhammad, Rabu (18/12).
Dari informasi yang beredar, underpass ini belum bisa dibuka fungsional pada 20 Desember lantaran masih ada sejumlah tahapan pengecekan yang harus dilakukan. Sayang hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor maupun penanggung jawab proyek dari kementerian terkait belum memberikan respons. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno