Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kawasan Sekitar Proyek Rel Layang-Underpass Joglo Kebanjiran, Ini Solusi dariPemkot Solo

Silvester Kurniawan • Selasa, 24 Desember 2024 | 03:32 WIB
Kawasan proyek rel layang dan Underpass Joglo rawan tergenang banjir.
Kawasan proyek rel layang dan Underpass Joglo rawan tergenang banjir.

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurangi dampak banjir di sekitar rel layang dan Underpass Joglo. Solusi sementara, sejumlah saluran pembuangan dan pompa air portable bakal disiagakan agar tidak terjadi seperti kejadian Minggu (23/11) lalu.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Solo Gatot Sutanto mengatakan, tim pemkot sudah terjun ke lokasi prioyek rel layang dan Underpass Joglo. Setelah tinjauan itu, koordinasi lintas sektoral dilakukan untuk mencari titik masalah dari genangan yang menimbulkan banjir lokal di kawasan sekitar itu.

“Daerah itu sebetulnya memang kawasan banjir. Sisi selatan sudah berkurang tapi yang utara ini malah tambah parah kondisinya saat hujan deras. Makanya kami koordinasikan dengan pemerintah pusat karena proyek nasional ini kan memang belum selesai,” terang Gatoto.

Dari pemantauan awal, pemkot menyatakan bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan terkait proyek ini agar ke depan mengambil tindakan untuk memecahkan persoalan banjir yang muncul di kawasan sekitar proyek.

Sambil menunggu itu, pemkot bakal membuat saluran-saluran pembuangan sementara dan menyiagakan pompa air portabel untuk penanganan sementara dan mengurangi potensi banjir di kawasan terdampak.

“Harus ada saluran yang cukup atau mewadahi untuk menyalurkan luapan air dan mencarikan lokasi permanen untuk saluran pembuangan. Lokasi banjir memang elevasinya rendah. Sebab, itu kawasan permukiman. Jadi bisa menimbulkan kerusakan dan dampak kesehatan kalau terus terulang,” hemat Gatot.

Sekretaris Daerah Kota Solo Budi Murtono membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan survei di lokasi yang memicu banjir di Kampung Sambirejo, Kelurahan Banjarsari pada Minggu (22/12/2024) lalu.

Pihaknya pun membenarkan untuk penanganan awal ini upaya sementara seperti mencari titik sumbatan, pembuatan saluran sementara, dan menyiapkan pompa air portabel baru bisa dilakukan untuk sementara ini.

“Kami segera koordinasi dengan pihak kementerian terkait, tapi untuk sementra ini kami siapkan upaya untuk penanganan sementara antisipasi dampak banjirnya,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Solo Teguh Prakosa meminta jajarannya untuk aktif koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam menyikapi fenomena banjir di Kampung Sambirejo. Hal ini penting dilakukan menimbang fenomena hujan lebat masih berpotensi terjadi hingga beberapa waktu kedepan.

“Nanti kami siapkan mobile pump. Jangan sampai warga yang terus dirugikan karena Desember ini kan masih awal penghujan, jangan sampai seperti ini terus kalau hujannya sampai Februari. Kami akan minta agar akhir tahun ini kalau hujan tidak menimbulkan genangan. Sementara ini tunggu jawaban dari kementerian dan kontraktornya,” tegas Teguh. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#pompa #Underpass Joglo #kota solo