RADARSOLO.COM - Hujan lebat yang terjadi pada Minggu (22/12/2024) lalu menimbulkan sejumlah kerusakan bangunan akibat bencana angin ribut, pohon tumbang, maupun banjir yang muncul di beberapa wilayah di Kota Solo.
Untuk mengatasi itu, Pemkot Solo memastikan sarana dan prasarana penanganan bencana selalu siaga.
Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kota Solo, kejadian hujan lebat disertai angin dengan durasi yang panjang itu mengakibatkan enam titik pohon tumbang di sejumlah wilayan.
Seperti di wilayah Purwosari, Jalan Kartini, Jalan Ronggowarsito, dan di sekitar Pasar Triwindu. Kemudian angin kencang juga menimbulkan kerusakan bagi rumah warga di Kampung Tegalmulyo Purwosari.
Sementara fenomena banjir lokal terjadi di sejumlah titik di wilayah Purwosari dan yang terparah terjadi di Kampung Sambirejo, Kelurahan Banjarsari pada Minggu (22/11) lalu.
“Hujan lebat kemarin menimbulkan beberapa titik pohon tumbang, genangan (banjir) dan kerusakan rumah seperti atap terbawa angina. Kerugiannya masih dihitung,” terang Kepala BPBD Kota Solo Niko Agus Putranto, Senin (23/12).
BPBD Kota Solo memastikan pihaknya masih menyiagakan jajarannya dalam kondisi siapa bencana terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu di puncak musim penghujan ini.
Oleh sebab itu, seluruh jajaran personel seperti Tim Reaksi Cepat, penyiapan posko induk, hingga penyiagaan logistik dan sarpras penunjang masih dilakukan untuk beberapa waktu kedepan.
“Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan dengan jajaran samping dan kelompok relawan kebencanaan agar saat terjadi bencana bisa merespon dengan cepat. Selain itu di musim libur Natal dan Tahun Baru ini kami juga tingkatkan kewaspadaan untuk penanganan bencana sewaktu-waktu,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan Wali Kota Solo Teguh Prakosa. Dia meminta jajarannya untuk sigap dalam menangani kejadian bencana yang muncul saat cuaca ekstrem. Ini penting dilakukan menimbang musim penghujan diprediksi masih akan terjadi hingga Februari mendatang.
“Ini masih awal musim penghujan, siklusnya sampai Februari jadi perlu disiapkan. Kami minta sarpras penanganan bencananya disiapkan seperti mobile pump dan sebagainya. Perbantuan nanti ada dari DPUPR dan DLH (penanganan bencana lainnya, Red),” tegas wali kota, belum lama ini. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy