Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Koridor 6 Batik Solo Trans Batal Ditenggelamkan, Masuk 2025 Jam Operasional Armada Berubah

Silvester Kurniawan • Senin, 30 Desember 2024 | 02:15 WIB
Biaya operasional armada BST di Kota Solo tidak murah. Mayoritas dana masih bergantung pada pemerintah pusat.
Biaya operasional armada BST di Kota Solo tidak murah. Mayoritas dana masih bergantung pada pemerintah pusat.

RADARSOLO.COM–Banyak tantangan yang dihadapi dalam menata transportasi publik. Termasuk di Kota Solo.

Selain kenyamanan, tarif dan biaya operasional juga berpengaruh.

Bahkan saking berpengaruhnya kebutuhan biaya operasional, Koridor 6 Batik Solo Trans (BST) rute Terminal Tirtonadi-Solobaru, akan ditenggelamkan pada 2025.

Pemkot Solo tidak bisa berbuat banyak terkait keputusan pemerintah pusat tersebut.

Karena memang penyokong dana terbesar BST adalah pemerintah pusat.

Ketika Koridor 6 BST disuntik mati, penumpang dialihkan ke armada Trans Jateng rute Solo–Wonogiri.

Tapi di pengujung 2024, pemerintah pusat mengubah rencana.

Koridor 6 BST tetap diberi oksigen lewat penambahan pendanaan dari APBN melalui program buy the service.

Kepala Dishub Solo menjelaskan, sebelumnya, Kemenhub hanya akan mendanai dua koridor BST, yaitu Koridor 1 dan Koridor 5.

Namun, keputusan terbaru memastikan dukungan pendanaan juga diberikan untuk Koridor 6.

“Akhirnya ada tiga koridor BST yang didanai APBN, yaitu Koridor 1, Koridor 5, dan Koridor 6,” ujarnya, Minggu (29/12/2024).

Baca Juga: Ini Jawaban Pelatih Persis Solo Soal Rumor Pemain Baru di Bursa Transfer Liga 1

Untuk Koridor 2, Koridor 3, dan Koridor 4 BST akan didanai APBD Kota Solo.

Namun, Koridor 2 akan mengalami perubahan pelayanan dari armada bus menjadi angkutan feeder.

Pada 2025, total ada lima koridor BST dan tujuh koridor feeder yang melayani transportasi publik Kota Solo.

Penyesuaian juga dilakukan terkait jam operasional dan waktu tunggu armada.

“Jam operasionalnya hingga pukul 18.00. Waktu tunggu di halte juga berubah dari 6 menit menjadi 10–12 menit per armada,” jelas Taufiq. (ves/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#BST #buy the service #batik solo trans #Pendanaan #solo #apbn #koridor