RADARSOLO.COM - Robohnya bangunan kios besi bekas yang masih dalam tahap pembangunan di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Senin (30/12/2024) menyebabkan 7 pekerja mengalami luka-luka.
Mereka segera mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.
Tapi sayang, salah seorang pekerja meninggal dunia.
Lurah Mojo Siswoko Santoso menjelaskan, pekerja bangunan yang meninggal dunia tercatat sebagai warga Tawangsari, Sukoharjo.
Pekerka tersebut meninggal dunia di RSUD Moewardi pukul 14.00 akibat luka parah tertimpa reruntuhan beton di bagian punggung dan dada.
“Ketika kejadian, ada delapan orang di dalam bangunan. Satu orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tujuh lainnya mengalami luka ringan hingga berat," jelas Siswoko, Senin (30/12/2024) malam.
"Dua orang dirawat intensif di RS Kustati dan RSUD Moewardi. Yang di RSUD Moewardi tidak tertolong,” imbuhnya.
Untuk 5 pekerja dengan luka ringan hingga sedang dirawat di RSUD Bung Karno.
Mereka mengalami patah tulang dan luka lainnya. Sementara itu, satu pekerja yang dirawat di RS Kustati mengalami cedera serius di bagian kepala.
“Luka para korban yang di RSUD Bung Karno juga cukup parah, tetapi tidak separah dua korban lainnya. Korban yang meninggal memang mengalami luka terberat,” tambah Siswoko.
Diketahui, bangunan kios besi bekas yang dalam tahap pembangunan 2 lantai roboh sekitar pukul 11.30.
Baca Juga: Proyek Lewati Akhir Tahun, Kontraktor Pembangunan Jembatan Butuh Sragen Didenda
Saat kejadian, para korban sedang melakukan pekerjaan konstruksi.
Siswoko menduga, struktur bangunan yang tidak ideal menjadi penyebab robohnya bangunan.
Untuk penanganan lebih lanjut, pihak kelurahan berkoordinasi dengan DPUPR Solo untuk bersihkan puing-puing bangunan.
Pemerintah juga akan mengevaluasi standar konstruksi bangunan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (ves/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono