RADARSOLO.COM - Empat kelompok barongsai dipersiapkan untuk memeriahkan Cap Go Meh sebagai rangkaian penutupan perayaan Imlek yang akan berlangsung pada 12 Februari mendatang.
Panitia Perayaan Imlek 2025 Aji Candra mengatakan, empat kelompok barongsai tersebut terdiri dari Barongsai Tri Pusaka, Macan Putih, Budhi Darma, dan Singa Mutiara.
"Setiap Cap Go Meh di Kota Solo pasti akan diadakan kirab barongsai dan liong. Tahun ini, ada empat kelompok, dimana sebelumnya hanya dua atau tiga," ujar Aji kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (29/1).
Aji menjelaskan, penambahan kelompok barongsai ini bertujuan untuk membuat perayaan semakin semarak. Masing-masing kelompok barongsai juga akan menempuh rute yang berbeda dalam kirab.
Barongsai Tri Pusaka akan berkeliling di kawasan Klenteng Coyudan dan sekitarnya. Barongsai Macan Putih akan mengelilingi kawasan Klenteng Pasar Gede dan sekitarnya, sementara Barongsai Budhi Darma, yang merupakan pecahan dari Macan Putih, akan melintasi Pasar Legi, Tambak Segaran, dan sekitarnya.
"Lalu ada kelompok barongsai baru, yakni Singa Mutiara, akan memulai kirab dari Wihara Serambatan dan melanjutkan perjalanan sepanjang Jalan Gajah Mada," imbuhnya.
Penyelenggaraan kirab Cap Go Meh ini, tutur Aji, dijadwalkan berlangsung pada Rabu (12/2) mulai pukul 09.00. Cap Go Meh sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Imlek atau Tahun Baru China.
Aji menyebut, Cap Go Meh biasanya berlangsung pada hari ke-15 setelah pergantian tahun.
"Di Cap Go Meh nanti kami juga akan melakukan sembahyang khusus dan makan kuliner khas Cap Go Meh yaitu lontong Jawa," ujarnya.
Menurutnya, dengan terjaganya tradisi perayaan Imlek hingga Cap Go Meh menunjukkan toleransi yang tinggi bagi masyarakat Solo Raya.
"Solo imi sudah terkenal sebagai Kota toleransi, meski kemarin rangking sempat turun. Tapi kami berharap dalam perayaan setiap agama bisa terjalin harmonis di masyarakat," tukasnya. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy