RADARSOLO.COM- Sejumlah oknum pecinta vespa ekstrem diamankan anggota Polresta Solo, Minggu (2/2/2025).
Mereka dilaporkan warga yang resah karena para pecinta vespa ekstrem tersebut diduga melakukan aksi pemalakan di SPBU Laweyan, Solo.
Dalam kondisi mabuk, pelaku diduga meminta uang secara paksa kepada pengendara yang hendak mengisi BBM.
Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo mengatakan, lima orang diamankan.
Mereka terdiri dari AP, 26, dan TF, 28, warga Bukittinggi, Sumatera Barat.
Kemudian EF, 27, YTP, 30, dan DH, 30, warga Tasikmalaya, Jawa Barat
“Tim Sparta menerima laporan dari Call Center ‘Lapor Pak Kapolresta Surakarta’ bahwa ada kelompok orang yang meminta uang secara paksa di SPBU Laweyan," jelas Arfian.
"Saat patroli, kami langsung menuju lokasi dan mengamankan kelima orang tersebut,” lanjut dia.
Kepada polisi, para pelaku mengaku uang hasil pemalakan digunakan untuk membeli makan dan BBM.
Mereka juga tak mengelak telah mengonsumsi minuman keras yang diberikan oleh temannya yang lebih dulu meninggalkan lokasi.
Adapun barang bukti yang sita polisi yaitu 1 kotak kayu berisi uang hasil pemalakan dan 2 unit sepeda motor tak layak jalan.
Kasat Samapta menambahkan bahwa kelima pelaku telah dibawa ke Mapolresta Solo untuk ditindak sesuai prosedur.
“Sepeda motor mereka kami serahkan ke Satlantas Polresta Solo untuk ditilang, sementara kelima pelaku dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring),” pungkas Kompol Arfian.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat aksi premanisme serupa guna menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Solo. (atn/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono