Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Diduga Terpeleset dari Jembatan Jurug, Pria asal Sragen Ini Jatuh ke Sungai Bengawan Solo

Antonius Christian • Selasa, 11 Februari 2025 | 20:07 WIB
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap tubuh seorang pria asal Sragen di Sungai Bengawan Solo, yang diduga terpeleset dan jatuh dari Jembatan Jurug, Selasa (11/2/2025).
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap tubuh seorang pria asal Sragen di Sungai Bengawan Solo, yang diduga terpeleset dan jatuh dari Jembatan Jurug, Selasa (11/2/2025).

RADARSOLO.COM - Diduga terpeleset dari atas Jembatan Jurug, seorang pria asal Sragen ini jatuh ke Sungai Bengawan Solo pada Senin (10/2/2025) malam.

Hingga Selasa (11/2/2025) siang, tubuh pria berinisial DW,32, warga Sidoharjo, Kabupaten Sragen tersebut belum ditemukan.

Hingga berita ini ditulis, Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian.

 

Koordinator Operasional SAR, Tri Puji Sugiarto menerangkan bahwa pihaknya pertama kali mendapat kabar terkait jatuhnya seorang pria pada Senin malam sekitar pukul 22.30 WIB.

“Ada laporan di POS SAR PJT Jurug, yang mana melaporkan diduga ada orang terpeleset dan jatuh ke sungai Bengawan Solo," ujar Tri, Selasa (11/2/2025).

Dari kabar yang didapat tim SAR, terdapat satu sepeda motor jenis Honda Beat dengan Nopol AD 4287 AGE di jembatan.

Tak jauh dari motor ditemukan pula dompet yang berisi identitas dari korban, tiga helm, dan sendal yang diduga milik DW.

Tri menegaskan bahwa dari CCTV yang terpasang di Jembatan Jurug yang diperoleh petugas mengatakan bahwa korban yang terpeleset ke sungai Bengawan Solo dipastikan hanya satu orang.

Hal itu juga dikuatkan dari pengakuan keluarga korban yang telah mendatangi POS SAR PJT Jurug pada Senin dini hari setelah mendapat kabar akan temuan motor milik DW.

“Kami sudah melakukan pergerakan operasi. Kami juga telah melihat CCTV di lokasi dan benar dipastikan satu orang terpeleset dan diduga jatuh ke sungai Bengawan Solo,” lanjutnya.

Tri menambahkan bahwa sampai Selasa siang, Tim SAR menerjunkan seratusan relawan dan lima kapal untuk melakukan operasi pencarian dengan menyusuri sungai.

“Kami penyisiran dari titik awal mengarah ke Hilir kurang lebih 500 meter. Dan kami juga menyiagakan teman-teman dari kabupaten Sragen dan Karanganyar. Dan untuk siang hari ini sekitar 150-an orang yang terjun,” kata dia.

Disinggung apakah ada dugaan bunuh diri? Tri mengatakan hal tersebut bukan ranahnya untuk menyimpulkan.

Namun dari informasi keluarga, DW sendiri baru saja menghantarkan anak dan istrinya dari kawasan Pasar Kliwon.

“Kemudian korban pamit pulang, dan akhirnya ditemukan motor diatas jembatan tersebut,” pungkas Tri. (atn)

 

Editor : Damianus Bram
#sungai #bengawan solo #sar #pencarian #jembatan jurug