Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Serunya Kirab Barongsai Cap Go Meh di Solo, Jadi Perekat Persaudaraan di Tengah Masyarakat

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 12 Februari 2025 | 20:16 WIB
Kirab barangsai menandai prosesi Cap Go Meh sebagai penutup perayaan Imlek di Kota Solo, Rabu (12/2/2025). Sekaligus menunjukkan kerukunan dan keberagaman di Kota Solo.
Kirab barangsai menandai prosesi Cap Go Meh sebagai penutup perayaan Imlek di Kota Solo, Rabu (12/2/2025). Sekaligus menunjukkan kerukunan dan keberagaman di Kota Solo.

RADARSOLO.COM-Perayaan Cap Go Meh di Kota Solo berlangsung meriah dengan berbagai atraksi, Rabu (12/2/2025).

Salah satunya kirab barongsai yang menjadi bagian dari penutupan perayaan Imlek 2025.

Kelompok barongsai Tripusaka memulai kirab dari Klenteng Poo An Kiong, melintasi Jalan Yos Sudarso.

Aji Candra, pembina kelompok Tripusaka mengungkapkan, acara ini bertujuan melestarikan tradisi sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.

Kirab barongsai sudah menjadi tradisi sejak 10 tahun lalu.

“Kami dari Tri Pusaka selalu berkeliling di rute sekitar Coyudan dan sekitarnya," katanya.

"Pada kirab kali ini, ada empat kelompok barongsai yang berpartisipasi, di antaranya Tri Pusaka, Macan Putih Sudiro Prajan, Budi Dharma, dan Singa Mutiara,” lanjut Aji.

Kirab barongsai yang dimulai dari tempat ibadah ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga untuk membawa berkah bagi warga.

Kirab barongsai yang dimulai dari tempat ibadah ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga dipercaya membawa berkah bagi warga.
Kirab barongsai yang dimulai dari tempat ibadah ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga dipercaya membawa berkah bagi warga.

Aji menjelaskan, jalan yang dilalui oleh kirab dipercaya dapat menghilangkan aura negatif dan membawa keberuntungan bagi masyarakat.

Dengan empat kelompok barongsai yang berpartisipasi, kirab ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga.

“Harapannya, semoga perayaan Cap Go Meh ini semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita semua,” tambah Aji Candra.

Baca Juga: Kronologi Pendeta Asal Temanggung Meninggal Dunia Tertabrak Truk Tronton di Ampel Boyolali

Perayaan Cap Go Meh di Solo memang sangat meriah dengan semangat kebersamaan yang luar biasa.

Ratusan warga terlihat antusias mengikuti kirab barongsai, menyambut grup barongsai yang berkeliling dari rumah ke rumah.

Tidak sedikit warga yang menggantungkan angpau di pintu-pintu rumah sebagai tanda apresiasi kepada para peserta kirab.

Erni, 50, warga Solo yang bekerja di toko Jayengan mengaku senang dengan kehadiran kirab barongsai.

Kirab barangsai Cap Go Meh di Kota Solo digelar rutin tiap tahun sejak 10 tahun lalu.
Kirab barangsai Cap Go Meh di Kota Solo digelar rutin tiap tahun sejak 10 tahun lalu.

“Rutin setiap tahun ada. Senang karena ini menunjukkan keberagaman tradisi di Solo dan terhibur juga karena barongsainya lucu-lucu,” ujarnya. (ul/wa)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#imlek #kirab #keberagaman #cap go meh #solo #barongsai #tradisi