Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Waspada!!! Sindikat Pencurian Tabung Gas Melon Berkeliaran di Kota Solo

Antonius Christian • Kamis, 13 Februari 2025 | 20:09 WIB
Aktivitas di pangkalan gas melon Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Selasa (4/2/2025).
Aktivitas di pangkalan gas melon Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Selasa (4/2/2025).

RADARSOLO.COM- Polresta Solo menangkap pelaku pencurian tabung gas melon, belum lama ini.

Hasil penyelidikan, terendus fakta yang cukup mengejutkan.

Pelaku menggasak LPG 3 kilogram (Kg) tidak sendirian.

Mereka berkomplot melibatkan sindikat pencurian tabung gas bersubsidi.

Itu disampaikan Wakapolresta Solo AKBP Sigit setelah menangkap pelaku utama DBM, 34, warga Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

“Dari hasil pendalaman, pelaku tidak hanya beraksi di satu titik. Tetapi di empat lokasi berbeda, yakni di Gulon, Sekarpace, serta dua titik di Pucangsawit,” ujar AKBP Sigit, Kamis (13/2/2025).

Pelaku beraksi pada dini hari, saat lingkungan sedang sepi. Modus operandinya membobol pintu bangunan tempat penyimpanan tabung gas melon.

"Sasaran mereka mulai dari warung hingga rumah warga. Pelaku mengincar tabung gas yang kini sedang mengalami kelangkaan," jelas Sigit.

Berdasarkan pengakuan pelaku, total enam tabung gas dan beberapa barang lain berhasil dicuri.

Rinciannya:

✔ Sekarpace – 1 tabung gas & alat pres minuman cup

✔ Gulon – 2 tabung gas

Baca Juga: Atasan Pakai Baju Bodo Khas Bugis-Makassar, Bawahannya Picu Perdebatan: Panitia Puteri Sulawesi Selatan 2025 Beri Klarifikasi

✔ Pucangsawit (dua lokasi) – 3 tabung gas

✔ Warung bakso di Pucangsawit – Gagal mencuri karena aksinya ketahuan warga

Hingga kini, baru satu korban yang melaporkan pencurian tabung gas melon ke Mapolresta Solo.

Yakni pemilik warung makan di Pucangsawit. Polisi masih menunggu laporan dari korban lainnya untuk memperdalam penyelidikan.

“Pelaku mengakui beraksi bersama satu orang lainnya. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku lain dalam sindikat ini,” imbuh Sigit.

Menariknya, sindikat ini tidak selalu bergerak bersama dalam satu lokasi.

Mereka menjalankan aksinya secara terpisah dalam waktu bersamaan untuk memperluas cakupan pencurian.

Wakapolresta Solo  mengimbau masyarakat, terutama pemilik warung dan pedagang, untuk lebih waspada dan segera melapor jika mengalami kejadian serupa. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#elpiji #solo #polresta #tabung gas #pencurian #gas melon #lpg