Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Penuhi Nadzar, Wali Kota Solo Respati Achmad Kayuh Becak dari Pasar Kleco ke Balai Kota

Damianus Bram • Minggu, 2 Maret 2025 | 01:05 WIB
Penuhi nadzar, Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, kayuh becak dari Pasar Kleco ke Balai Kota Solo, Sabtu (1/3/2025).
Penuhi nadzar, Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, kayuh becak dari Pasar Kleco ke Balai Kota Solo, Sabtu (1/3/2025).

RADARSOLO.COM – Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, mengawali bulan suci Ramadhan dengan cara unik.

Ia mengayuh becak dari Pasar Kleco ke Balai Kota Surakarta, menempuh perjalanan sejauh 28 kilometer.

Aksi ini bukan sekadar ngabuburit, melainkan untuk menunaikan nadzarnya saat kampanye lalu.

Dengan mengenakan kaos putih dan celana hitam, Respati tiba di Balai Kota Surakarta sekitar pukul 17.00 WIB, diiringi oleh puluhan tukang becak.

Setibanya di Balai Kota, ia langsung duduk bersila di lobi untuk buka puasa bersama dengan para tukang becak yang ikut serta dalam perjalanan.

Usai mengayuh becak, Respati mengaku tetap bugar dan menikmati perjalanan tersebut.

"Alhamdulillah dapat keringat sehat, dari Kleco tadi ngayuh becak ke Balai Kota," ujar Respati yang baru sepekan menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Ia menjelaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari nadzarnya saat kampanye.

"Dulu pas pemilihan, saya sempat berucap, kalau dipercaya masyarakat, saya mau mbecak dari Kleco ke Balai Kota. Karena waktu itu saya deklarasi bersama teman-teman pengayuh becak," ungkapnya.

Perjalanan yang ditempuh selama satu jam ini juga sempat diselingi kunjungan ke acara UMKM di Manahan, sebelum akhirnya berlanjut ke Balai Kota untuk berbuka puasa bersama.

Sebagai salah satu alat transportasi bersejarah, Respati menegaskan bahwa becak harus tetap dilestarikan di tengah gempuran transportasi modern.

"Becak ini kendaraan yang memiliki nilai historis. Ke depan, akan ada rute wisata khusus untuk becak di Solo," ungkapnya.

Pengayuh Becak Harapkan Pangkalan Khusus dan Jalur Aman

Sementara itu, Sunaryo, salah seorang pengayuh becak yang ikut dalam rombongan, merasa senang bisa bertemu langsung dengan Wali Kota.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan aspirasi agar pengayuh becak diberikan pangkalan khusus di beberapa titik strategis di Solo.

"Seperti di pasar tradisional, mal-mal besar, dan tempat publik lainnya. Karena sekarang kami seperti disingkirkan. Kalah dengan ojek online," keluhnya.

Selain itu, ia juga meminta agar jalur lambat tidak dijadikan tempat parkir kendaraan, agar becak bisa tetap beroperasi dengan aman.

"Kalau kami lewat jalan utama, risikonya terlalu tinggi. Takut tertabrak kendaraan lain. Semoga aspirasi kami didengar," harapnya.

Dengan adanya rencana rute wisata khusus becak, para pengayuh becak berharap profesi mereka tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman. (dam)

Editor : Damianus Bram
#kayuh becak #Respati Achmad Ardianto #wali kota solo #ramadhan #surakarta