Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Solo, Acara Resepsi Batal, Uang Puluhan Juta Raib

Antonius Christian • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:55 WIB
Ilustrasi penipuan. (JPG)
Ilustrasi penipuan. (JPG)

RADARSOLO.COM – Satreskrim Polresta Surakarta tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu Wedding Organizer (WO) di Solo, yang mengakibatkan seorang klien mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Prasetyo Tri Wibowo, mengungkapkan bahwa laporan terkait kasus ini diterima pada awal pekan lalu.

"Benar, kami telah menerima aduan terkait dugaan penipuan oleh WO," ujar Prasetyo, Selasa (4/3/2025).

Korban, yang diketahui berinisial IR, warga Solo, mengaku berkenalan dengan pihak terlapor melalui media sosial pada pertengahan tahun lalu.

Setelah beberapa kali berkomunikasi, korban akhirnya melakukan transaksi dengan WO tersebut.

Dalam kesepakatan, korban memesan paket resepsi pernikahan untuk 500 tamu dengan total biaya Rp 60 juta.

"Pengadu membayar dalam tiga tahap, dengan DP awal sebesar Rp 10 juta dan sisanya telah dilunasi sebelum acara," jelas Prasetyo.

Namun, ketika hari pernikahan yang dijadwalkan pada 17 Februari 2025 tiba, acara tidak terlaksana sesuai rencana.

Pihak WO mengaku bahwa uang yang telah dibayarkan korban justru digunakan untuk melunasi acara pernikahan klien sebelumnya.

"Uang yang diterima dari korban sebagian telah digunakan untuk membayar uang muka katering dan venue. Namun, saat hendak melunasi biaya acara korban, dana yang tersisa tidak cukup. Akibatnya, acara pun gagal terlaksana," tambahnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih berusaha memediasi antara korban dan pihak WO untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Dari pihak korban sebenarnya tidak mempermasalahkan batalnya acara. Namun, ia ingin agar uang yang telah dibayarkan segera dikembalikan," pungkas Kasatreskrim.

Kasus ini menjadi peringatan bagi calon pengantin untuk lebih berhati-hati dalam memilih Wedding Organizer, terutama dalam transaksi yang melibatkan jumlah uang besar. (dam)

Editor : Damianus Bram
#penipuan #wedding organizer #polresta surakarta #solo #Satreskrim