RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tengah mengkaji potensi kawasan Pasar Kliwon sebagai destinasi wisata religi di Kota Solo. Selain memiliki situs-situs bersejarah, wilayah ini juga dikenal dengan kuliner khas Timur Tengah dan pusat oleh-oleh haji dan umrah yang unik.
Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut banyak masukan dari masyarakat yang menginginkan pengembangan wisata religi di wilayah ini. Pemetaan potensi telah dilakukan untuk memastikan daya tarik kawasan tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan warga setempat.
"Yang potensial di sini adalah wisata religi, kuliner khas Timur Tengah, pusat kuliner daging kambing, dan industri printing yang juga berkembang dengan baik," ujar Respati, Selasa (4/3).
Menurutnya, konsep wisata ini tidak hanya menghadirkan destinasi sejarah dan masjid bernilai tinggi, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis ekonomi kreatif.
"Kita akan melihat partisipasi warga, menentukan titik-titik strategis, serta mengkurasi tema-tema wisata yang menarik bagi wisatawan," paparnya.
Lurah Pasar Kliwon Supadno mengonfirmasi bahwa sejumlah usulan untuk pengembangan wisata telah diajukan ke Pemkot Surakarta.
Beberapa di antaranya sudah berjalan dan memiliki daya tarik tersendiri, seperti Paku Alaska (Pasar Kliwon Kuliner ala Masakan Kambing dan Nasi Kabuli), pusat oleh-oleh haji dan umrah dna Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi.
Menurut Supadno, potensi wisata ini semakin besar setelah Masjid Raya Sheikh Zayed diresmikan. Banyak wisatawan yang singgah ke Pasar Kliwon setelah berkunjung ke masjid tersebut, sehingga konsep wisata religi di kawasan ini semakin layak untuk dimaksimalkan.
"Kunjungan wisatawan ke Pasar Kliwon meningkat sejak Masjid Raya Sheikh Zayed diresmikan. Kami ingin ini dioptimalkan dengan dukungan pemerintah agar benar-benar menjadi daya tarik unggulan," bebernya.
Pemkot akan melakukan kurasi terhadap tempat-tempat yang berpotensi dijadikan destinasi wisata religi, termasuk mempertimbangkan aspek ekonomi dan budaya.
"Kami ingin memastikan ada kesinambungan antara konsep wisata dan kebutuhan pasar. Penguatan branding juga akan dilakukan agar wisatawan memiliki pengalaman unik saat berkunjung ke Solo," tambah Respati.
Dengan perpaduan wisata sejarah, kuliner khas, dan tradisi keagamaan yang kental, Pasar Kliwon berpotensi menjadi pusat wisata religi baru di Kota Solo yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno