RADARSOLO.COM – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surakarta meluncurkan layanan Rumah Konsultasi KLIK-ON PHK, Jumat (7/3/2025).
Layanan ini dilakukan untuk menjawab tingginya fenomena PHK yang terjadi sepanjang 2024-2025 lalu.
Kepala Disnaker Kota Surakarta, Widyastuti Pratiwiningsih mengungkapkan, peluncuran layanan baru ini sebagai bentuk tanggung jawab dari pemerintah kota (Pemkot) Surakarta dalam menyikapi fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi pada 2024-2025 ini.
Berdasarkan data karyawan terdampak PHK di Solo, sedikitnya ada 9 perusahaan di Solo yang tutup sejak 2024 hingga Februari 2025.
“Tujuh perusahaan tutup di 2024 dan dua perusahaan lainnya tutup di awal 2025 ini. Dari sembilan perusahaan itu, data karyawan yang didaftarkan PHK oleh perusahaan ada sekitar 274 orang (belum termasuk PHK Sritex, Red) yang didaftarkan dari 2024 hingga Februari 2024. Harusnya laporan ter-PHK nya lebih banyak dari itu, jadi karyawan yang ter-PHK bisa aktif memanfaatkan layanan ini,” terang dia.
Pihaknya mendorong karyawan ter-PHK untuk memanfaatkan layanan tersebut karena penermima manfaat bisa mendapatkan pendampingan soal pesangon, Jaminan Hari Tua, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, dan lain sebagainya.
Bahkan karyawan ter-PHK bisa diberi pendampingan untuk mencari pekerjaan baru atau mendapatkan dukungan jika ingin beralih menjadi wirausaha atau pelaku UMKM.
“Sebetulnya layanan pendampingan seperti ini sudah ada sebelum-sebelumnya, tapi untuk menjawab fenomena PHK yang marak dalam beberapa bulan terakhir kita siapkan layanan ini. Jadi masyarakat bisa langsung datang ke Kantor Disnaker Surakarta karena layanan ini dibuka setiap hari saat jam kerja berlangsung. Selain itu masyarakat juga bisa menggubungi IG @disnakerkotasurakarta, di htpp://bit.ly/DaftarKlik-On, atau di 085175334346,” beber dia.
Dalam Rumah Konsultasi KLIK-ON PHK ini Disnaker Kota Surakarta juga menggandeng berbagai pihak lainnya seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Diskominfo, HIPMI, APINDO, hingga berbagai penyedia lapangan kerja yang ada di wilayah Solo Raya.
Hal ini pun mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Surakarta Respati Ardi yang dalam visi misinya memang berencana melakukan kesejahteraan masyarakat lewat penciptaan lapangan kerja.
“Kita memahami PHK merupakan masalah yang berdampak luas pada pekerja dan keluarga mereka. Oleh karena itu Pemerintah Kota Surakarta menghadirkan Rumah Konsultasi untuk memberikan pendampingan, konseling, dan menghubungkan dengan industri dan lainnya,” tegas Wali Kota. (ves)
Editor : Damianus Bram